Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Rizki Ariana Nurdiana: Jadi Guru PAUD Karena Panggilan Jiwa

Wenny Rosalina • Jumat, 9 Januari 2026 | 15:21 WIB
Ketua Himpaudi Kecamatan Kesamben, Rizki Ariana Nurdiana SPd
Ketua Himpaudi Kecamatan Kesamben, Rizki Ariana Nurdiana SPd

JombangBanget.id – Menjadi guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) bukan sekadar profesi, melainkan panggilan jiwa.

Prinsip inilah yang dipegang teguh Ketua Himpaudi Kecamatan Kesamben, Rizki Ariana Nurdiana SPd.

’’Mendidik anak usia dini tidak hanya sebatas mengenalkan dunia belajar, tetapi juga membangun kedekatan emosional agar anak merasa aman dan nyaman,’’ kata Kepala Kelompok Bermain (KB) Al-Fatah, Desa Watudakon ini.

Kehadiran guru bagi anak PAUD merupakan sosok baru yang awalnya asing, sehingga diperlukan pendekatan yang hangat dan penuh kesabaran.

’’Anak usia dini belajar terutama dengan meniru perilaku orang dewasa dan pengalaman sehari-hari. Karena itu, guru harus mampu menjadi teladan,’’ ungkapnya.

Tantangan pendidikan PAUD saat ini menuntut pendidik untuk menanamkan nilai moral dengan pendekatan yang kontekstual, konsisten, dan penuh keteladanan.

Nilai-nilai seperti kejujuran, tanggung jawab, disiplin, sopan santun, empati, dan rasa hormat ditanamkan melalui pembiasaan rutin, cerita bergambar atau dongeng bermuatan nilai, permainan edukatif, serta sikap dan tutur kata guru dalam keseharian.

Pentingnya kerja sama dengan orang tua agar nilai moral yang diajarkan di sekolah sejalan dengan pendidikan di rumah.

Ini menjadi kunci dalam membentuk karakter anak agar tumbuh menjadi generasi emas yang cerdas dan berakhlak mulia.

Sebagai Ketua Himpaudi Kecamatan Kesamben, Riris menjalankan sejumlah program kerja yang berorientasi pada peningkatan kualitas pendidik dan layanan PAUD.

Meliputi peningkatan kompetensi guru melalui pelatihan dan workshop. Pembinaan serta pendampingan kelembagaan PAUD.

Rapat koordinasi dan silaturahmi rutin antar pendidik, hingga kegiatan yang mendorong kreativitas anak dan guru PAUD.

’’Tujuan utama program ini meningkatkan profesionalisme guru PAUD, memperkuat sinergi antar pendidik, serta menghadirkan layanan PAUD yang berkualitas,’’ jelasnya.

Upaya tersebut mulai menunjukkan hasil positif. Partisipasi dan solidaritas guru PAUD di Kecamatan Kesamben terus meningkat.

Pelatihan guru dapat terlaksana secara rutin. Serta kerja sama dengan berbagai pihak semakin terjalin dengan baik.

Salah satu capaian yang membanggakan, keberhasilan Kecamatan Kesamben meraih juara 2 Lomba Mengarsir Mamamia dalam rangka peringatan Hari Ibu yang digelar bersama Jawa Pos Radar Jombang.

’’Alhamdulillah, ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berbenah dan berprestasi. Semoga ke depan bisa mempertahankan bahkan meningkatkan capaian yang lebih baik lagi,’’ tegasnya. (wen/jif)

 

Editor : Achmad RW
#jiwa #Panggilan #paud #Kesamben #guru #himpaudi