Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Soal Salak Busuk hingga Mangga Berbelatung, Begini Respons SPPG MBG Peterongan Jombang

Achmad RW • Jumat, 12 Desember 2025 | 17:34 WIB

 

Keluhan wali murid SDN Kebontemu, Kecamatan Peterongan, terkait menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) akhirnya diakui mitra penyedia SPPG Kebontemu.
Keluhan wali murid SDN Kebontemu, Kecamatan Peterongan, terkait menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) akhirnya diakui mitra penyedia SPPG Kebontemu.

JombangBanget.id – Keluhan wali murid SDN Kebontemu, Kecamatan Peterongan, Jombang terkait menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) akhirnya diakui mitra penyedia SPPG Kebontemu.

Mereka meminta maaf atas temuan buah busuk yang diterima siswa dan menyatakan siap mengganti menu tersebut.

”Jadi untuk keluhan buah busuk itu, mungkin memang benar adanya, dan dari luar mungkin tidak terlihat karena tertutup kulit ya,” terang Mochammad Rodly, perwakilan SPPG Kebontemu.

Rodly menjelaskan, kesalahan dimungkinkan terjadi karena proses pengasahan atau pengecekan yang terlewat, terlebih dengan jumlah porsi yang sangat besar.

”Kita setiap hari menyediakan 2.500 porsi. Padahal kalau dari mitra sebelum masuk sudah dikoreksi dan di-Screening,” ungkapnya.

Ia memastikan pihaknya akan menemui wali murid yang menyampaikan keluhan. ”Kami siap mengganti ke wali murid, nanti bisa lewat sekolah,” tambahnya.

Sebelumnya, keluhan kualitas menu MBG di Kabupaten sJombang kembali mencuat.

Kali ini sejumlah wali murid SDN Kebontemu mengeluhkan buruknya kualitas menu MBG yang diterima siswa.

RE, salah satu wali murid asal Desa Kebontemu, mengaku dua anaknya yang bersekolah di MI Mashariyah dan SDN Kebontemu menerima menu MBG yang buruk sejak beberapa hari terakhir.

”Beberapa waktu lalu itu dapat mi, kondisinya sudah basi, kita sempat protes, katanya diperbaiki, tapi makin ke sini kok makin nggak masuk akal,” ujarnya, Rabu (10/12).

Ia menambahkan, bukan hanya menu makanan berat yang bermasalah.

Selama dua hari terakhir, siswa SDN Kebontemu dan MI Mashariyah justru mendapat menu kering yang kondisinya tak kalah memprihatinkan.

”Isinya biskuit rentengan, kacang telur sama buah, yang kondisi buahnya juga tidak layak. Kemarin salaknya busuk, hari ini tadi mangganya juga ada belatung,” imbuhnya.

Tak hanya itu, wali murid juga menemukan menu bakso tahu yang disebut sudah dalam keadaan basi.

”Ya siapa yang mau memakan menu seperti itu, ini sudah bukan tidak enak, ini tidak layak,” keluhnya.

Saat dikonfirmasi, Bambang, salah satu guru SDN Kebontemu membenarkan perihal permasalahan kualitas menu MBG yang diterima anak didiknya.

”Jadi memang beberapa hari ini ada menu yang kurang layak, kemarin ada salak busuk, hari ini tadi ada mangga yang isinya ada belatungnya,” terangnya.

Menurutnya, pihak sekolah sebenarnya sudah pernah menyampaikan keluhan ini kepada SPPG.

”Kita sudah datangi juga ke SPPG, minta diperbaiki,” ujarnya.

Namun hingga dua hari terakhir, permasalahan kualitas MBG masih muncul.

”Kami juga berharap layanan bisa diperbaiki lagi, karena kalau kondisinya tidak layak kan juga akhirnya tidak dimakan,” pungkasnya

Bukan kali ini saja, pada Semptember lalu, keluhan menu MBG juga dirasakan siswa sejumlah SMPN di Jombang.

Selain ditemukan makanan tak layak konsumsi, seperti makanan basi hingga buah busuk, distribusi makanan juga karut-marut.

Distribusi molor berjam-jam, hingga ratusan siswa tak kebagian jatah makan. Pihak sekolah menyoroti kesiapan SPPG.

Setelah kasusnya mencuat, pengiriman menu MBG sempat mandek beberapa saat, meski dalam perkembangannya kembali berjalan. (riz/naz)

Editor : Ainul Hafidz
#Mbg #SPPG #kebontemu #salak #mangga #Jombang #Peterongan #Makan Bergizi Gratis #busuk