JombangBanget.id – Pemkab Jombang menggelar tasyakuran penganugerahan gelar Pahlawan Nasional kepada Presiden ke-4 RI, KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) di Pendopo Kabupaten Jombang, Kamis malam (13/11).
Bupati Jombang Warsubi mengajak masyarakat termasuk aparatur sipil negara (ASN) di lingkup Pemkab Jombang meneladani nilai-nilai perjuangan yang diwariskan Gus Dur.
”Syukur alhamdulillah kita panjatkan ke hadirat Allah SWT. Pemerintah Kabupaten Jombang menyampaikan rasa terima kasih dan rasa hormat yang setinggi-tingginya atas penganugerahan gelar Pahlawan Nasional kepada almarhum Gus Dur,” ungkap Bupati Warsubi.
Bupati menyampaikan apresiasi atas keputusan pemerintah pusat yang menetapkan Gus Dur sebagai Pahlawan Nasional.
Menurut dia, penganugerahan tersebut menjadi kebanggaan bagi keluarga, masyarakat Indonesia pada umunya khususnya masyarakat Jombang, juga para Gusdurian.
”Kita semua patut bersyukur dan berbangga karena Kabupaten Jombang memiliki tokoh penting seperti beliau,” tegas Warsubi.
Ia menegaskan, Gus Dur adalah salah satu putra terbaik bangsa dari Kabupaten Jombang.
Kontribusi Gus Dur dalam perjuangan politik dan pengembangan pendidikan Islam telah diakui secara luas, baik di tingkat nasional maupun di kancah internasional.
Gus Dur dikenal sebagai pelopor keterbukaan pemahaman keagamaan, tokoh demokrasi, sekaligus simbol pluralisme.
Warsubi juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam perjuangan panjang hingga ditetapkannya gelar Pahlawan Nasional tersebut.
Ia menilai momentum ini harus menjadi pengingat bagi aparatur pemerintah untuk meneladani nilai-nilai perjuangan Gus Dur.
”Semoga penganugerahan ini menjadi semangat bagi kita semua untuk meneladani nilai-nilai perjuangan yang telah beliau wariskan, sehingga dapat kita implementasikan, baik dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam tugas pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua PCNU Jombang KH Fahmi Amrullah Hadziq sekaligus perwakilan keluarga Gus Dur, mengingatkan tentang keteladanan dan keikhlasan almarhum selama hidup.
”Harapan saya semoga perjuangan beliau itu menjadi inspirasi bagi generasi sekarang ini, terutama generasi muda dalam menyongsong Indonesia Emas 2045,” ujarnya. (ang/naz)
Editor : Ainul Hafidz