Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Digelontor Ratusan Miliar Rupiah, Bendung Karet Jatimlerek Jombang Dilelang, Ini Bocoran Proyeknya

Ainul Hafidz • Kamis, 11 September 2025 | 16:03 WIB
TUMPUAN IRIGASI: Bendung Karet Jatimlerek di Desa Jatimlerek, Kecamatan Plandaan, Jombang bakal diubah menjadi bendung gerak (10/9).
TUMPUAN IRIGASI: Bendung Karet Jatimlerek di Desa Jatimlerek, Kecamatan Plandaan, Jombang bakal diubah menjadi bendung gerak (10/9).

JombangBanget.id  – Upaya Pemkab Jombang usul agar desian Bendung Karet Jatimlerek di Desa Jatimlerek, Kecamatan Plandaan, diubah membuahkan hasil.

Pemerintah pusat melelang proyek rehabilitasi Bendung Jatimlerek Rp 289,9 miliar bersumber Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Pekerjaan yang tercantum sedikitnya ada 11 item.

Di antaranya, pekerjaan coverdam, pekerjaan tanah, perkerasan berbutir dan aspal, pekerjaan struktur.

Pemancangan, armor, pembongkaran, hingga rehabilitasi bendung karet dan pelengkapnya.

Di laman resmi SPSE Inaproc Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Rabu (10/9), paket proyek tersebut kini memasuki tahapan pengumuman pascaevaluasi.

Dilaksanakan Satuan Kerja SNVT Pelaksanaan Jaringan Pemanfaatan Air Brantas, di bawah Kementerian PU.

Selain itu, paket pendamping berupa Supervisi Rehabilitasi Bendung Jatimlerek juga turut naik tender dengan nilai pagu Rp 9,4 miliar.

Dijadwalkan penetapan dan pengumuman pemenang tender pada 14 Oktober mendatang.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Jombang, Bayu Pancoroadi, melalui Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA), Sultoni, membenarkan, adanya proses tender proyek tersebut.

Informasi dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas dua pekan lalu menyatakan pengajuan tender sudah dilakukan.

Baca Juga: Pemkab Jombang dan Pemprov Jatim Perbantukan Tenaga Operator, Buntut Operator Bendung Karet Jatimlerek Dirumahkan

’’Karena sudah diajukan berarti tinggal menunggu proses tender berjalan lancar atau ketika ada kendala perlu pengulangan,’’ ungkap Sultoni.

Terkait teknis pembangunan, pihak BBWS belum memberikan penjelasan secara rinci.

Namun ia memastikan, rencana awal mengganti bendung karet menjadi bendung baja atau bendung gerak.

’’Tapi detil teknis belum disampaikan ke kami,’’ imbuhnya.

Bendung Karet Jatimlerek merupakan bendung karet pertama yang dibangun di Sungai Brantas.

Dibangun pada 1989 dan selesai pada 27 November 1992.

Bendung ini berperan vital dalam mendukung sistem irigasi di wilayah utara Sungai Brantas.

’’Sekarang kami tinggal menunggu kapan jatuhnya penetapan kontrak atau SPMK (Surat Perintah Mulai Kerja), itu yang menjadi pedoman waktu pelaksanaan nanti. Supaya ada rambu-rambu sebelum pelaksanaan di lapangan dimulai,’’ urainya.

Air dari Bendung Jatimlerek mengairi lahan pertanian di sejumlah desa.

Antara lain Desa Jatimlerek, Desa Karangmojo, Desa Purisemanding, Kecamatan Plandaan hingga Desa Tanggungkramat serta Desa Jatigedong, Kecamatan Ploso.

Cakupan lahan sawah mencapai 1.818 hektare.

Selama ini, bendung beberapa kali mengalami kebocoran, yang berdampak pada penurunan elevasi air Sungai Brantas di bagian hulu.

Kondisi tersebut menyebabkan air tidak dapat masuk ke Intake Saluran Irigasi Jatimlerek secara optimal.

Baca Juga: Bikin Petani di Desa Ini Tak Bisa Garap Sawah, Buntut Dam Karet Jatimlerek Jombang Rusak hingga Operator Dirumahkan

Terakhir, pada 2016 BBWS Brantas sempat mengganti badan karet dengan yang baru.

Namun kebocoran kembali terjadi, terutama pada bentang karet nomor 6 pada 2024. (fid/jif)

Editor : Ainul Hafidz
#dam karet #kementerian pu #bendung karet jatimlerek #bendung #Jatimlerek #BBWS Brantas #lelang proyek #ratusan miliar #Jombang #Plandaan