Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Binrohtal: Sedekah Setiap Hari Layaknya Menyedekahi 360 Sendi

Rojiful Mamduh • Rabu, 13 Agustus 2025 | 12:47 WIB
Binrohtal, sebuah tulisan soal ceramah islam dari beberapa tokoh islam di Jombang.
Binrohtal, sebuah tulisan soal ceramah islam dari beberapa tokoh islam di Jombang.

JombangBanget.id – Tahukah Anda bahwa tubuh manusia memiliki 360 sendi?

Dan tahukah Anda pula bahwa Islam mengajarkan agar setiap sendi itu disedekahi setiap hari?

Itulah pesan mendalam yang disampaikan Habib Muhammad bin Salim Assegaf, Pengasuh Pondok Pesantren Al Muhsinin, Tugu, Kepatihan, saat mengisi kajian rutin bakda Salat Duhur di Masjid Agung Junnatul Fuadah, Polres Jombang, Selasa (12/8).

Dalam kajian bertema "Menyedekahi 360 Sendi", Habib Muhammad mengangkat salah satu sabda Rasulullah Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam yang sangat menginspirasi umat untuk gemar bersedekah, bahkan dengan hal-hal yang sederhana dan sering kali kita remehkan.

“Setiap manusia memiliki 360 sendi, dan setiap sendi itu wajib disedekahi setiap harinya,” tuturnya mengutip hadis Nabi.

Sedekah Tak Selalu Soal Uang: Inilah Bentuk-Bentuk Sedekah yang Bernilai Besar
Habib Muhammad menjelaskan bahwa sedekah tidak terbatas pada harta atau uang.

Banyak bentuk sedekah yang bisa dilakukan oleh setiap muslim setiap hari, tanpa perlu menunggu kaya atau punya kelebihan materi. Beberapa bentuk sedekah yang disampaikan Rasulullah antara lain:

“Bahkan sekadar memberikan senyum dan keramahan pun sudah menjadi sedekah. Islam adalah agama yang mendorong kebaikan sekecil apapun,” ujar Habib Muhammad.

Dalam ceramahnya, Habib Muhammad juga mengisahkan tentang Aidz bin Amr, seorang sahabat Nabi yang dijamin masuk surga.

Aidz dikenal hidup sangat sederhana, tinggal di bawah pohon, dan hanya keluar rumah untuk salat. Namun ia memiliki satu keutamaan: sangat menjaga agar tidak menyakiti orang lain.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sampaikan kabar gembira kepada Aidz bin Amr, bahwa dia adalah ahli surga.”

Mengapa? Karena ia menjaga lisan dan perbuatannya agar tidak menimbulkan mudarat bagi siapa pun.

Pesan ini sangat relevan di masa kini, bahwa menjaga diri dari menyakiti sesama adalah bentuk sedekah yang tinggi nilainya di sisi Allah.

Lebih jauh, Habib Muhammad mengingatkan bahwa sedekah memiliki kekuatan luar biasa. Ia bisa menjadi benteng dari bala, musibah, dan bahkan kematian yang buruk (su'ul khatimah).

Beliau menceritakan kisah dari zaman Nabi Saleh alaihissalam, tentang seorang laki-laki yang dikenal suka menyakiti orang lain.

Karena perilakunya, masyarakat meminta Nabi Saleh mendoakan agar ia celaka. Namun Nabi Saleh menolak, karena orang tersebut rajin bersedekah setiap hari.

“Biarkan dia hidup, karena sungguh dia telah menyelamatkan dirinya dengan sedekah,” jawab Nabi Saleh.

Ternyata, setiap hari orang tersebut membawa dua potong roti. Satu untuk dirinya, satu lagi untuk diberikan kepada orang miskin yang ia temui. Bahkan saat bertemu dua orang miskin, dia berikan keduanya dan rela menahan lapar. Sedekahnya yang ikhlas itulah yang menyelamatkannya dari kebinasaan.

Dalam penutup kajiannya, Habib Muhammad menegaskan pentingnya membiasakan diri bersedekah setiap hari, sesuai jumlah sendi tubuh kita. Ini adalah bentuk syukur atas nikmat fisik, kesehatan, dan kehidupan.

“Sedekah itu bukan hanya tentang memberi, tapi tentang menjaga diri dari keburukan dan mengundang keberkahan hidup,” pesannya. (jif/naz/riz)

 

Editor : Achmad RW
#sedekah #Binrohtal #sendi