JombangBanget.id - Tingginya muka air Kali Gunting mengakibatkan salah satu titik tanggul di Dusun Sanan Timur, Desa Mojotrisno, Kecamatan Mojoagung, Jombang longsor sepanjang 12 meter, Senin (9/6) malam.
Pemkab Jombang berencana segera melakukan penanganan darurat.
’’Faktor penyebab ambrol banyak, pertama karena debit air tinggi. Kedua, posisi pasangan batu kali rusak sudah lama. Secara usia juga sudah lama,’’ kata Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas Pekerjaan Umum dan Pernataan Ruang (PUPR) Jombang, Sultoni, Selasa (10/6).
Terlebih titik longsor berada di tikungan.
’’Ini menyebabkan sleding atau longsor pada pasangan batu kali itu,’’ imbuhnya.
Sebagai tindak lanjut, pihaknya melakukan identifikasi ke titik longsoran.
’’Panjangnya kurang lebih 12 meter dengan ketinggian antara 5 sampai 7 meter,’’ terangnya.
Untuk sementara ini bakal dilakukan penanganan darurat. Agar kerusakan tak semakin parah.
’’Intinya akan kami agendakan penanganan darurat, mulai besok (hari ini) teman-teman akan mengisi tanah di kantor UPT (Unit Pelayanan Teknis) Mojoagung dahulu, karena aksesnya terbatas,’’ ujarnya.
Keterbatasan akses tersebut menyebabkan penanganan di titik longsor baru bisa dilakukan ketika seluruh material sudah komplet.
’’Kami siapkan kebutuhan penanganan darurat, baru bisa action ketika material siap dengan jumlah yang cukup dan dikirim ke lokasi,’’ paparnya.
Baca Juga: Bupati Jombang Pastikan Segera Ditangani, Tanggul Sekunder Pilang Hilir Jebol Sepanjang 10 Meter
Pihaknya juga melaporkan adanya kerusakan itu ke pihak pemilik kewenangan sungai.
’’Untuk penanganan daruratnya kami dari pemerintah daerah, sementara (penanganan) permanen kita usulkan ke BBWS (Balai Besar Wilayah Sungai) Brantas,’’ urainya. (fid/jif)
Editor : Ainul Hafidz