Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Sosok Ini Diyakini sebagai Pembabat Hutan Keracil, Pemdes Mojowangi Mojowarno Jombang Dukung Pelestarian Budaya

Anggi Fridianto • Jumat, 23 Mei 2025 | 01:20 WIB

 

URI-URI BUDAYA: Pramonohadi Kepala Desa Mojowangi, Mojowarno, Jombang bersama pemerhati sejarah Wiryo Widianto saat meresmikan makam leluhur desa Kyai Karolus Wiryoguno, Sabtu (10/5).
URI-URI BUDAYA: Pramonohadi Kepala Desa Mojowangi, Mojowarno, Jombang bersama pemerhati sejarah Wiryo Widianto saat meresmikan makam leluhur desa Kyai Karolus Wiryoguno, Sabtu (10/5).

JombangBanget.id – Pemerintah Desa Mojowangi, Kecamatan Mojowarno, Jombang mendukung pelestarian budaya di wilayahnya.

Komitmen itu disampaikan saat menghadiri renovasi makam para leluhur desa alias sosok yang diyakini sebagai pembabat Hutan Keracil wilayah Kecamatan Mojowarno, Sabtu (10/5).

”Dengan peresmian makam ini, hendaknya para keturunan dan warga bisa menjaga kerukunan untuk bekerja sama dan menciptakan karya yang bermanfaat bagi masyarakat seperti yang diteladankan para pendahulu seperti Kyai Karolus Wiryoguno ini,” ujar Kepala Desa Mojowangi Pramonohadi.

Menurut dia, makam leluhur desa, yakni Kyai Karolus Wiryoguno diharapkan tidak sekadar dijadikan lokasi pemakaman.

Lebih dari itu, bisa dijadikan wisata sejarah desa bagi khalayak umum.

”Makam ini bisa menjadi salah satu pilihan daya tarik atau tempat wisata sejarah desa dan gereja bagi masyarakat khususnya di Kabupaten Jombang,” pungkasnya.

Sementara itu, pemerhati sejarah GKJW Wiryo Widianto menyampaikan, di lokasi pemakaman Kristen Mojowangi tersebut ada beberapa makam sesepuh desa.

Mulai tokoh komunitas Kristen Jawa Timur, GKJW, RSK Mojowarno dan lain-lain.

”Seperti pendeta Johannes Kruyt, pendeta Arie Kruiyt, Kyai Paulus Tosari, Kyai Asiel Ider, dr. Ismail dan lain-lain,” ujar dia.

Ia menceritakan, tokoh-tokoh yang di makamkan di pemakaman Kristen Mojowangi merupakan pemburu ilmu kanuragan dan kesaktian Jawa pada zamannya.

Diceritakan, sosok tersebut berasal dari Desa Bogem, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sidoarjo.

Baca Juga: Ratusan Rumah Warga Desa Dukuhdimoro Mojoagung Jombang Difogging, Kades: Tanggungjawab Pemdes Cegah DBD

”Jadi setelah mengenal ilmu baru, yakni agama Kristen versi Jawa ajaran Tuan Coolen dari Ngoro Jombang. Maka pada tahun 1847, dia bersama saudara-saudaranya membuka hutan Keracil sebelah utara wilayah Ngoro. Kawasan Hutan Keracil awal ini menjadi desa-desa seperti: Mojowarno, Mojowangi, Mojoroto, Mojokembang, Mojodukuh, dan Mojojejer,” papar dia.

Tak berhenti di situ, penduduk desa-desa tersebut mayoritas beragama Kristen Jawa dan menjadi jemaat koloni yang bernama jemaat Mojowarno.

”Pada tahun 1850, Kyai Karolus ini diangkat dari kepala desa menjadi Bau Aris yang mengkoordinir pembukaan desa-desa lainnya di wilayah Hutan Keracil,” jelas dia. (ang/naz)

Editor : Ainul Hafidz
#Mojowarno #Pemdes #pelestarian budaya #gkjw mojowarno #Mojowangi #Desa #Desa Kita #Jombang