JombangBanget.id – Pemerintah Desa (Pemdes) Tambakrejo, Kecamatan Jombang getol mengerakkan ekonomi kemasyarakatan di wilayah desanya melalui badan usaha milik desa (BUMDesa).
Berdiri sejak 2015 dengan nama BUMDesa Sejahtera Tambakrejo, dan saat ini semakin berkembang pascadirevitalisasi setahun terakhir dengan nama baru, BUMDesa Berkah Sejahtera Tambakrejo.
Kepala Desa Tambakrejo Mohammad Nasir Fadlillah menyampaikan bahwa visi awal dari revitalisasi BUMDesa adalah untuk membangkitkan kembali kegiatan di bidang ekonomi dan pelayanan umum dengan dikelola oleh desa.
”Kami ingin mewujudkan kesejahteraan masyarakat desa dengan memaksimalkan seluruh potensi lokal yang ada di Desa Tambakrejo,” ujarnya.
Saat ini, BUMDesa Berkah Sejahtera Tambakrejo tercatat mengelola delapan bidang usaha dan dua unit non-usaha yang ada di wilayah Desa Tambakrejo.
Delapan unit bidang usaha tersebut meliputi pengelolaan sampah (Sahabat Sampah), bank sampah (Adem Ayem), penyewaan alat pesta (Berkah Gala Equipment), payment point (BUMDES-Pay), pengelolaan toko desa dan lapangan sepakbola (Berkah Desa), toko material bangunan (Toko Sumber Berkah).
Ada juga unit usaha ketahanan pangan (Sumber Gizi Berkah) serta katering BUMDesa.
Sedangkan untuk dua unit bidang non-usaha yang dikelola meliputi pioner media dan Tambakrejo FC di bidang olahraga.
Sebagai lembaga ekonomi milik desa yang terus berkembang, BUMDesa Berkah Sejahtera Tambakrejo kini mengarahkan konsentrasi usahanya pada penyediaan telur ayam, buah, dan bahan pangan lokal lainnya yang dibutuhkan dalam program prioritas nasional makan bergizi gratis (MBG).
Hal ini menegaskan komitmen BUMDesa Berkah Sejahtera Tambakrejo untuk menjadi salah satu pemasok utama bahan pangan bergizi bagi pelaksanaan program tersebut di tingkat desa.
Selain menyediakan bahan pangan, BUMDesa juga mengelola sampah organik dari dapur MBG untuk diolah menjadi pakan ternak alternatif.
Inisiatif ini tidak hanya mengurangi limbah, namun juga menciptakan efisiensi dalam produksi pakan ternak ayam, sehingga memperkuat ekosistem usaha peternakan BUMDesa secara berkelanjutan.
Hingga Mei 2025, BUMDesa Berkah Sejahtera Tambakrejo telah resmi menjalin kontrak kerja sama supplier bahan baku dan pengelolaan sampah dengan dua lembaga pelaksana MBG.
Yaitu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pengurus Wilayah (PW) Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Jawa Timur dan SPPG Yayasan Mahfudhoh Ali Ubaid yang ada di Desa Tambakrejo.
Terpisah, Direktur BUMDesa Berkah Sejahtera Tambakrejo Arif Rohmatus Salam menerangkan bahwa seluruh bidang yang dikelola memiliki berbagai misi namun tetap dengan satu tujuan.
”Mulai dari pemetaan awal potensi desa serta pengoptimalan aset desa hingga pengembangan rencana kerja sama usaha antardesa atau dengan pihak ketiga bertujuan untuk pertumbuhan dan pemerataan ekonomi desa dengan membuka lapangan kerja baru untuk meningkatkan ekonomi masyarakat dan pendapatan asli desa (PADesa),” pungkasnya. (dwi/naz/riz)
Editor : Ainul Hafidz