Jombangbanget.id - Sebelum memutuskan kuliah di jurusan Ekonomi, Riska pernah ikut kursus Bahasa Inggris di Kampung Inggris Pare.
Bahkan, Riska pernah menjadi tutor di lembaga tempatnya mengajar, karena nilainya bagus kala itu.
Setelah lama tidak bergelut dengan bahasa Inggris, Riska merasa rindu dengan Bahasa Inggris.
Ia bahkan ingin kembali menyalurkan ilmu Bahasa Inggris yang ia punya kepada siswa. ’’Kadang ya pengen menyalurkan ilmu itu lagi,’’ katanya.
Lulus SMA 1999, ia tak langsung kuliah. Ketertarikannya pada Bahasa Inggris membawanya ke Pare untuk belajar. Enam bulan lamanya ia belajar.
Pada saat penilaian, tak di sangka, nilainya terbaik. Sehingga diminta oleh BEC lembaga tempatnya belajar untuk menjadin tutor. Ia menjadi tutor di Pare selama seminggu. Kemudian menjadi tutor di lembaga belajar Bahasa Inggris di Bangkalan.
Saat ini, obat rindunya pada Bahasa Inggris hanya bisa disalurkan ketika ada soal-soal olimpiade dengan Bahasa Inggris.
’’Kemarin, MGMP (Musyawarah Guru Mata Pelajaran) Ekonomi mengadakan bimbtek OSN di SMAN 3 Jombang.
Ilmu saya bermanfaat juga di situ untuk memahami soal yang menggunakan Bahasa Inggris,” jelasnya.
Ilmunya juga bermanfaat untuk anak-anak SD serta keponakan-keponakan yang ingin belajar Bahasa Inggris kepadanya.
’’Sempat kemarin ada keponakan yang belajar ke saya, ya Bahasa Inggris dasar untuk anak-anak SD. Tapi sekarang tidak lagi,’’ bebernya. (wen/jif)
Editor : Ainul Hafidz