Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Jombang Jadi Prioritas Implementasi Program Makan Bergizi Gratis, Simak Penjelasan Badan Gizi Nasional

Anggi Fridianto • Kamis, 2 Januari 2025 | 22:18 WIB
SENANG:  Siswa SDN Kepatihan Jombang menikmati uji coba makan siang gratis, Rabu (25/9).
SENANG: Siswa SDN Kepatihan Jombang menikmati uji coba makan siang gratis, Rabu (25/9).

JombangBanget.id – Kabupaten Jombang menjadi salah satu daerah yang menjadi prioritas impelementasi program makan bergizi gratis.

Badan Gizi Nasional akan menyediakan sekitar 146 satuan layanan yang  bertugas mengkoordinir implementasi program makan bergizi gratis.

Sesuai estimasi, anggaran per bulan per satuan pelayanan (satpel) mencapai sekitar Rp 900 juta.

”Se kabupaten, di Jombang ini akan dinaungi 146 satuan pelayanan,” kata Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana saat menghadiri kegiatan uji coba makan bergizi gratis di Ponpes Mambaul Maarif Denanyar Jombang beberapa waktu lalu.

Ia mengatakan, sudah menugaskan satu pegawai dari Badan Gizi Nasional untuk persiapan program makan bergizi gratis di Jombang.

Dalam teknisnya, pegawai dari Badan Gizi Nasional akan didampingi ahli gizi dan akuntan yang direkrut oleh lokal.

”Dan kemudian mereka akan dibantu oleh teknologi (pegawai) di dapur dengan jumlah sekitar sekitar 30-40 pegawai dari ibu-ibu untuk memotong sayur, masak, dll,’’ jelas dia.

Saat ini, kata dia, satuan layanan yang dimaksud sudah mulai bekerja. Rencananya, implementasi program makan bergizi gratis akan dimulai 6 Januari 2025.

”Nanti, 6 Januari kita launching,” papar dia.

Disinggung apa alasan Kabupaten Jombang menjadi salah satu prirotas dalam implementasi program makan bergizi gratis?

Dadan mengatakan, salah satunya karena Jombang memiliki banyak pesantren.

Baca Juga: Resep Argarini Rizqi Ayu Pradita agar Tubuh Tetap Bugar, Rutin Olahraga dan Jaga Pola Makan

”Kami ingin pelaksanaanya menyebar di seluruh Indonesia. Dari Aceh sampai Papua, dan di sini ada pesantren-pesantren yang akan menjadi salah satu percontohan makan bergizi gratis,’’ papar dia. 

Di Ponpes Mambaul Maarif sendiri, lanjut dia, telah disiapkan dua satuan pelayanan yang akan beroperasi sejak Desember dan ditargetkan Januari akan di-launching.

Dijelaskan, seluruh anggaran akan diberikan pemerintah pusat melalui Badan Gizi Nasional.

Dia mengestimasikan, anggaran per bulan per satuan pelayanan sekitar Rp 900 juta atau mencapai Rp 1,8 miliar untuk dua satuan pelayanan yang bertugas di Ponpes Mambaul Maarif.

”Atau range-nya Rp 7,5 miliar sampai Rp 10 miliar per tahun. Dengan rincian 85 persen dari anggaran itu, untuk bahan baku yang diambilkan dari sektor pertanian serta 10,5 persen untuk bayar ibu ibu dari yang tidak bekerja menjadi bekerja dan dari yang tidak berpenghasilan menjadi berpenghasilan,” jelas dia.

Diharapkan, implementasi makan bergizi gratis juga mampu menggenjot perekonomian warga setempat meningkat.

”Harapan kita seperti itu, adanya dana yang masuk dapat membuat perekonomian meningkat,’’ pungkasnya. (ang/naz)

Editor : Ainul Hafidz
#implementasi #makan #siang #badan gizi nasional #gratis #Jombang #bergizi #program