JombangBanget.id - Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat RI Muhaimin Iskandar meninjau pelaksanaan uji coba program makan bergizi gratis kepada ratusan santri di Ponpes Mambaul Maarif Denanyar, Kecamatan Jombang, Jumat (20/12).
Ponpes Ponpes Mambaul Maarif akan menjadi salah satu lokasi peluncuran program tersebut pada 6 Januari 2025 mendatang.
Pantauan di lokasi, Menko Pemberdayaan Masyarakat RI Muhaimin Iskandar tiba pukul 13.00.
Ia datang bersama Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana, Staf Ahli Menteri Bidang Sosial dan Penanggulangan Kemiskinan - Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional Pungkas Bahjuri Ali.
Plt Deputi Bidang Koordinasi Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat dan Perlindungan Pekerja Migran Leonthinus Alpha Edison.
Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kesejahteraan Sosial Nunung Nuryartono.
Deputi Bidang Koordinasi Pemberdayaan Masyarakat Desa, Daerah Tertinggal dan Daerah Tertentu Abdul Hari.
Pj Bupati Jombang Teguh Narutomo dan pejabat lainnya.
Muhaimin Iskandar mengatakan, sesuai informasi yang disampaikan kepala badan gizi nasional, Ponpes Mambaul Maarif akan menjadi salah satu lokasi peluncuran program makan bergizi gratis.
”Sesuai yang disampaikan kepala badan gizi, Insya Allah makan bergizi gratis dimulai tanggal 6 Januari di Mambaul Maarif,’’ ujar dia.
Menteri yang akrab disapa Cak Imin, menyampaikan uji coba makan bergizi gratis ini dilakukan sebagai bagian dari penyesuaian dan persiapan.
Dari uji coba ini, diharapkan akan menjadi perbaikan sistem ketika program tersebut dijalankan ke depannya.
”Di Jombang insya Allah dapat semua, tapi ini tapi kita uji coba dulu,’’ tambahnya.
Muhaimin mengatakan, adapun harga per porsi untuk program makan bergizi gratis Rp 10.000.
Di dalamnya, mencakup makanan yang mengandung gizi, protein, karbohidrat, dan serat.
”Kita juga akan men-support UMKM untuk terlibat dalam program makanan bergizi. Kita nanti juga akan terus mendorog produk lokal agar bisa mendongkrak perekonomian,” pungkasnya.
Di tahun pertama implementasi program makan bergizi gratis, pemerintah telah menyiapkan anggaran senilai Rp 71 triliun yang diproyeksikan untuk 17 juta orang.
”Kemudian, di tahun berikutnya akan ditambah hingga Rp 400 triliun selama lima tahun,’’ pungkasnya. (ang/naz)
Editor : Ainul Hafidz