Jombangbanget.id - Ditengah kesibukannya sebagai Camat Ngoro, Nur Evva Maylia suka hiking (mendaki).
Ada banyak gunung yang telah ia taklukkan.
Gunung Penanggungan, Pundak, Anjasmoro, Bekel, Lawu, Merbabu dan Ungaran.
’’Juga beberapa bukit seperti bukit Siwur dan Gragal di Trawas juga sudah pernah saya daki,’’ kata Evva.
Dia gemar mendaki sejak pandemi Covid-19 tahun 2019.
Menurutnya, mendaki bisa membangun kedekatan antar anggota keluarga.
Sebelum pandemi, seluruh anggota keluarga memiliki kesibukan masing-masing.
Namun kesibukan itu semua ditanggalkan ketika sedang mendaki.
’’Hiking itu bisa berkumpul sekeluarga, berjalan bersama, mencapai tujuan bersama-sama, bercanda, saling mendukung, dan hal-hal positif lainnya tanpa gangguan HP,’’ terangnya.
Dengan hiking, Evva dan keluarganya menjadi diri sendiri.
Tanpa atribut dan instrumen yang menempel pada diri masing-masing.
Menurut Evva, banyak pelajaran yang didapatkan dari aktivitas mendaki.
Mengajarkan untuk rendah hati, tidak sombong dan melatih kesabaran. Juga mengajarkan untuk pantang menyerah meraih puncak.
’’Harus dilalui langkah demi langkah. Kadang kita terpeleset tapi bisa bangkit lagi tanpa menyerah. Mengajarkan kita kapan harus istirahat dan kapan terus melaju.
Mengajarkan kita untuk rendah hati, karena jika sombong kita tidak akan pernah sampai pada tujuan,’’ ungkapnya.
Hiking bagian dari olahraga, dan olahraga kebutuhan bagi tubuh.
Evva sangat senang melakukannya. ’’Bagi saya, olahraga itu kebutuhan. Jadi hiking merupakan kebutuhan bagi saya,’’ katanya.
Sebagai seorang camat, padatnya kegiatan tak menghalangi dirinya untuk pergi mendaki. Biasanya, dia mendaki ketika akhir pekan.
Jika tidak ada undangan atau kegiatan lain, maka ia langsung berangkat mendaki.
Quality time bersama keluarga dia dilakukan dengan mendaki.
Tidak hanya dengan keluarga, biasanya, Evva juga mendaki bersama komunitas ASN pecinta alam (Aspala).
’’Hiking dilakukan bersama keluarga sekaligus memanfaatkan waktu dengan suami dan anak-anak,’’ jelasnya.
Evva memang suka berolahraga. Selain mendaki, dia juga suka berlari dan gym. Baginya, olahraga adalah sebuah kebutuhan.
Tidak hanya bertujuan untuk menjaga kebugaran, tapi juga menjadi cara berkomunikasi dengan diri sendiri.
Sehat dan segar Evva tidak hanya berasal dari kebiasaannya berolahraga. Tapi juga bergaul dengan orang-orang yang memiliki afirmasi positif.
Menjaga pola makan, tetap menjalani hobi ditengah kesibukan agar tidak stres. ’’Juga melepaskan apa yang di luar kendali kita. Selalu berpikir, setiap orang bisa melakukan hal hebat sesuai dengan versinya masing-masing,’’ jelasnya. (wen/jif)
Editor : Ainul Hafidz