Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Rencana Pemkab Gelar Rekor Muri Jaranan Dor Disorot Aktivias, LInK Jombang: Terkesan Dipaksakan dan Bikin Resah Orang Tua

Achmad RW • Rabu, 1 Mei 2024 | 13:31 WIB
Direktur LInK Jombang, Aan Anshori.
Direktur LInK Jombang, Aan Anshori.

Jombangbanget.id - Kebijakan Pemkab Jombang berburu rekor MURI jaranan dor terus menuai sorotan.

Aan Anshori, Direktur Lingkar Indonesia untuk keadilan (LInK) Jombang menyebut kebijakan itu menggelikan.

Terlebih, pengerahan massa siswa terkesan dipaksakan dengan semua biaya dibebankan orang tua.

“Dengan segala kontroversinya, kebijakan ini menurut saya tentu sangat menggelikan,” terangnya kemarin.

Menurutnya, ada beberapa faktor yang membuat kebijakan itu  menggelikan.

Pertama, alasan memilih kesenian jaranan dor sebagai hal yang akan dipecahkan rekornya.

“Jombang itu kan tidak cukup terkenal muatan lokal soal jaranan dor. Jadi kalau tiba-tiba ada pengerahan massa siswa ya terkesan dipaksakan,” ungkapnya.

Terlebih, selama ini tak terlihat upaya Pemkab Jombang sebelumnya untuk mengenalkan atau memberdayakan kesenian jaranan dor.

“Ada upaya apa selama ini merawat jaranan dor, kok terus tiba-tiba naik,” tanya dia.

Menurut Aan, perlu juga digali siapa pengusul dan pihak yang memiliki ide terkait kebijakan konyol yang terkesan memaksakan ini.

“Kalau Dinas P dan K murni, alasannya apa harus jelas, tapi kalau itu permintaan Pj bupati, kebijakan itu akan dilihat publik sebagai penguat kalau Pj bupati sedang menaikkan politik elektoral,” lontarnya.

Apalagi, kebijakan itu diambil terkesan sepihak karena tidak melibatkan guru hingga pembimbing kesenian di sekolah.

Baca Juga: DPRD Jombang Minta Rencana Pecah Rekor MURI Tari Jaranan Dor Dikaji Ulang: Tolong Dinas Turun ke Bawah

“Juga ternyata banyak dikeluhkan walimurid karena membebani mereka,” tambah Aan.

Karena itu, dirinya mendorong DPRD Jombang segera memanggil Pj Bupati dan OPD terkait untuk membahas masalah jaranan dor.

Kebijakan itu menurutnya perlu ditinjau ulang agar tak jadi alat politik praktis yang akan membani masyarakat.

“Ini catatan yang harus dicamkan untuk Pj Bupati Jombang dan OPD yang terlibat,” pungkasnya. (riz/bin/ang)

Editor : Anggi Fridianto
#Pemkab Jombang #aktivis #jaranan dor #Disorot #rekor muri #Link Jombang