JombangBanget.id - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) resmi menunjuk Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng Jombang KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin) sebagai Pj Ketua PWNU Jatim, Rabu (10/1) malam.
"Awalnya, saya memang ditawari untuk menjadi Ketua PWNU Jatim. Dan itu saya anggap biasa karena pernah berada di pengurus PWNU Jatim," ujar Gus Kikin kepada sejumlah wartawan, Kamis (11/1).
Terkait penunjukan itu hasil rapat gabungan tanfidziyah dan syuriah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) di Jakarta.
"Bagi saya kalau ada yang lain bersedia, lebih bagus. Tapi karena keputusan ini hasil rapat gabungan, ya sudah saya ikut keputusan gabungan," tambahnya.
Dalam waktu dekat, cicit Hadratussyaikh KH Hasyim Asyari ini akan melakukan taaruf kepada sejumlah pihak. Khususnya di jajaran PWNU Jawa Timur.
"Saya butuh pengenalan dulu kepada yang lain. Juga untuk mengetahui apa yang sudah dilakukan, yang bagus kita lanjutkan. Inovasi-inovasi akan kita lakukan. Ya, intinya mengalir saja," terangnya.
Penunjukannya sebagai Pj Ketua PWNU Jatim hanya tiga bulan atau sekitar Maret sampai dihelatnya Musyawarah Wilayah (Muswil) PWNU Jatim.
Terkait Muswil sendiri, ia menyebut sudah ada mekanisme. "Kalau soal itu perangkatnya sudah ada. Sekretarisnya juga ada. Semua sudah standar," tegasnya.
Disinggung terkait sikap netralitas PWNU Jawa Timur di tahun politik, Gus Kikin mengibaratkan Nahdlatul Ulama adalah sebuah rumah untuk membangun bangsa.
Sedangkan politik adalah warga negara. ”Beda dengan NU yang warga bangsa. Jadi kita punya rumah, di mana kalau capek di luar sana, maka kembali lagi ke rumah sebagai warga bangsa,’’ papar dia.
Paling penting baginya bagaimana membangun persatuan.
Baca Juga: Catat, Sertifikat Tahfiz Kemenag Jombang Bisa Dipakai Pendaftaran PPDB Jalur Prestasi
”Bagi kita kalau yang di grass root (akar rumput), kita lebih memikirkan bagaimana membangun persatuan. Kalau NU harus memikirkan umat, ya memang harus mengikuti perpolitikan, ya, tapi kalau NU sendiri itu jadi wadah membangun kebersamaan, persatuan itu penting,’’ pungkasnya. (ang/bin/fid)
Editor : Ainul Hafidz