JombangBanget.id - Perjalanan karier Itha Pujiarti, S.S., M.Pd. menunjukkan dedikasi yang kuat dalam berbagai bidang, mulai dari sosial, kesehatan, hingga pendidikan.
Kini, ia dipercaya sebagai Kepala SMK Negeri Gudo setelah sebelumnya memimpin SMK Negeri Wonosalam, Jombang.
Perempuan kelahiran Jombang, 28 Januari 1978 ini mengawali pendidikannya di SDN Plandaan, kemudian melanjutkan ke SMPN Plandaan dan SMAN 3 Jombang.
Ia kemudian menempuh pendidikan tinggi di STIBA Malang untuk jenjang S1, serta melanjutkan studi di Universitas Islam Malang (UNISMA) untuk jenjang magister.
Karier profesionalnya dimulai sebagai Social Worker di Family Health International, dengan fokus pada penanggulangan HIV/AIDS.
Pengalaman tersebut membentuk kepeduliannya terhadap isu kesehatan dan sosial masyarakat.
Ia kemudian melanjutkan karier sebagai officer di bagian Ilmu Penyakit Dalam, Tropik Infeksi di RSSA Malang.
Dari dunia kesehatan, Itha beralih ke dunia pendidikan dengan menjadi guru bahasa Inggris di SMK Negeri Kudu.
Kemampuannya dalam mengelola pendidikan mengantarkannya pada posisi kepemimpinan sebagai Kepala SMK Negeri Wonosalam, sebelum akhirnya dipercaya menjadi Kepala SMK Negeri Gudo hingga saat ini.
Dalam perjalanannya, Itha menegaskan pendidikan memiliki peran penting dalam membentuk kualitas generasi.
Ia juga melihat perempuan memiliki kontribusi besar dalam pembangunan bangsa, khususnya dalam mencerdaskan anak-anak melalui pendidikan.
Di tengah kesibukan sebagai kepala sekolah, ia tetap menjalankan peran sebagai ibu dalam keluarga bersama suaminya, Fatchul Muqorrobin.
Ia menjaga keseimbangan antara karier dan kehidupan rumah tangga dengan menjadikan keluarga sebagai prioritas utama.
Itha juga menekankan bahwa perempuan dapat berkontribusi dalam pembangunan melalui berbagai peran yang dijalani, selama memiliki kesiapan, ilmu, dan akhlak yang kuat.
Dengan pengalaman lintas bidang yang dimilikinya, ia berharap perempuan Indonesia terus berkembang menjadi pribadi yang mandiri dan tangguh.
”Perempuan harus berani keluar dari zona nyaman, terus belajar, dan siap menghadapi tantangan,” pungkasnya. (wen/naz)
Editor : Ainul Hafidz