JombangBanget.id - Dedikasi panjang Anik Noerachini MPd di dunia pendidikan mengantarkannya pada posisi Kepala SMA Negeri Bareng, Jombang sejak 2025.
Perjalanan karirnya dimulai dari bawah sebagai guru honorer hingga dipercaya memimpin satuan pendidikan.
Anik mengawali pendidikan di SD Negeri Siwalan Panji Kecamatan Buduran Kabupaten Sidoarjo lulus 1992.
Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Buduran (1992–1995) dan SMA Negeri 2 Sidoarjo (1995–1998).
Baca Juga: Kepala SMAN Bareng Jombang, Anik Noerachini Maknai Hari Kartini sebagai Refleksi Pendidikan Keluarga
Ia menempuh pendidikan tinggi di Universitas Negeri Surabaya dengan mengambil S1 Pendidikan Bahasa Indonesia (1998–2002).
Kemudian melanjutkan studi S2 Pendidikan Bahasa Indonesia di Universitas Muhammadiyah Surabaya (2012–2014).
Saat ini, ia tengah menempuh pendidikan S3 Pendidikan Bahasa Indonesia di Universitas Negeri Surabaya sejak 2025.
Karirnya dimulai sebagai guru honorer di SD Islam Terpadu Al Mishbah pada 2002–2007.
Kemudian melanjutkan sebagai guru di SMP Khoiriyah Sumobito pada 2007–2010.
Setelah diangkat sebagai ASN, ia mengajar di SMA Negeri Jogoroto pada 2010–2014. Pengalaman tersebut berlanjut saat ia bertugas di SMA Negeri Mojoagung sejak 2014 hingga 2025.
Di sekolah tersebut, ia dipercaya memegang sejumlah jabatan strategis.
Di antaranya sebagai wakil kepala sekolah bidang kurikulum pada 2020–2024 dan wakil kepala sekolah bidang sarana pada 2024–2025.
Pengalaman panjang tersebut mengantarkannya pada jabatan Kepala SMA Negeri Bareng sejak 2025 hingga sekarang.
Anik menegaskan, pendidikan merupakan kunci utama dalam membangun generasi bangsa.
Ia juga melihat perempuan memiliki peran strategis dalam dunia pendidikan melalui dedikasi dan inovasi yang terus dikembangkan.
Di tengah kesibukan sebagai kepala sekolah, ia tetap menjalankan perannya sebagai ibu dan istri. Bersama suaminya, Ridwan, serta dua anaknya, ia menjaga keseimbangan antara karir dan keluarga.
Kontribusi perempuan dalam pembangunan dapat dimulai dari hal sederhana, yaitu memperbaiki diri dalam aspek keimanan, ilmu, dan akhlak.
’’Dari perbaikan diri itulah akan lahir generasi yang mampu membawa bangsa ini menjadi lebih maju,’’ tegasnya. (wen/jif)
Editor : Ainul Hafidz