Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Semangat Kartini, Lilik Zulailiyah Ajak Perempuan Jombang Mandiri, Berdaya dan Tak Tergantung Secara Ekonomi

Wenny Rosalina • Selasa, 21 April 2026 | 08:15 WIB

 

Lilik Zulailiyah, S.E istri Sekdakab Jombang Agus Purnomo.
Lilik Zulailiyah, S.E istri Sekdakab Jombang Agus Purnomo.

JombangBanget.id – Semangat Kartini di era modern bagi Lilik Zulailiyah Agus Purnomo, S.E., dimaknai sebagai dorongan nyata bagi perempuan untuk terus berdaya dan memberi dampak bagi lingkungan.

Perempuan kelahiran Jombang, 22 Januari 1972 ini menegaskan, Hari Kartini harus menjadi refleksi untuk memperkuat peran perempuan dalam berbagai bidang kehidupan.

”Hari Kartini bukan sekadar mengenakan pakaian adat, tetapi bagaimana perempuan bisa terus berdaya, mandiri secara ekonomi, berani berkarya, dan melawan stereotip gender,” ujar Istri Sekdakab Jombang Agus Purnomo S.H., M.Si tersebut.

Menurutnya, kemandirian menjadi hal penting bagi perempuan agar tidak mudah bergantung pada orang lain sekaligus mampu menjadi inspirasi bagi lingkungan sekitar.

Baca Juga: Kartini Masa Kini Menurut Kabid Pembinaan Paud dan PNF Dinas P dan K Jombang Maria Ulfah: Perempuan Harus Mandiri dan Berdaya

Kemandirian tersebut juga menjadi bekal dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.

Ia juga menilai pendidikan sebagai pilar utama dalam pemberdayaan perempuan.

Pendidikan, menurutnya, menjadi kunci dalam mewujudkan kesetaraan gender sekaligus membangun generasi yang cerdas dan berkualitas.

Selain pendidikan formal, Lilik menyebut perempuan dapat berkembang melalui berbagai ruang, seperti pelatihan, komunitas, organisasi, serta lingkungan sosial yang suportif.

Dukungan sosial dinilai menjadi faktor penting dalam membentuk perempuan yang berdaya.

Dalam kehidupan keluarga, ia menempatkan peran ibu sebagai sosok sentral yang tidak tergantikan.

Seorang ibu, menurutnya, memiliki banyak fungsi, mulai dari pengasuh, pendidik karakter, pengelola keuangan, hingga sumber dukungan emosional bagi keluarga.

”Ibu harus mampu menciptakan lingkungan rumah yang aman, sehat, dan penuh kasih sayang. Itu sangat penting bagi tumbuh kembang anak dan keharmonisan keluarga,” ungkapnya.

Melalui berbagai organisasi yang dijalaninya, Lilik juga aktif memberdayakan perempuan dengan mendorong kesetaraan gender, memberikan pelatihan kepemimpinan, serta menciptakan lingkungan yang mendukung perempuan untuk berkembang.

Baca Juga: Kartini Masa Kini, Ririn Kurnia Wardani Dinas P dan K Jombang Dorong Kesetaraan Perempuan

Ia menegaskan, perempuan dapat berkontribusi dalam pembangunan melalui berbagai sektor, mulai dari ekonomi, pendidikan, kesehatan, hingga sosial budaya.

Perempuan juga berperan sebagai agen perubahan dalam menjaga nilai-nilai sosial dan memperkuat ketahanan keluarga.

Ke depan, ia berharap perempuan Indonesia mampu menjadi pribadi yang mandiri, berdaya, serta memiliki cita-cita tinggi.

”Perempuan harus berani memilih jalan hidupnya dan memberikan dampak positif, baik untuk dirinya maupun lingkungan,” harap ibu dari Moch. Aldi Sofiulloh dan Zahfarina Qurrotul'ain tersebut. (wen/naz)

Editor : Ainul Hafidz
#lilik zulailiyah #kartini #hari kartini #Sekdakab Jombang #Jombang