Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Kartini Masa Kini, Ririn Kurnia Wardani Dinas P dan K Jombang Dorong Kesetaraan Perempuan

Wenny Rosalina • Selasa, 21 April 2026 | 08:05 WIB
Ririn Kurnia Wardani, S.Sos, Plt Kasi Peserta Didik dan Pembangunan Karakter SD Dinas P dan K Jombang.
Ririn Kurnia Wardani, S.Sos, Plt Kasi Peserta Didik dan Pembangunan Karakter SD Dinas P dan K Jombang.

JombangBanget.id – Semangat Hari Kartini terus hidup dalam kiprah perempuan masa kini.

Hal ini tecermin dari sosok Ririn Kurnia Wardani, S.Sos, yang memaknai perjuangan Kartini sebagai proses yang belum selesai, terutama dalam memperjuangkan kesetaraan kesempatan dan pengakuan atas kapasitas perempuan di berbagai sektor.

Perempuan kelahiran Jombang, 25 April 1982 ini menilai, Hari Kartini saat ini bukan sekadar peringatan seremonial, melainkan momentum refleksi bahwa perempuan masih harus terus berjuang.

”Hari Kartini dimaknai sebagai perjuangan perempuan dalam kesetaraan kesempatan, kebebasan berpendapat, serta pengakuan atas kapasitas perempuan di berbagai bidang,” ujarnya.

Dalam pandangannya, perempuan memiliki peran strategis dalam pembangunan bangsa, khususnya di bidang pendidikan.

Perempuan, menurutnya, merupakan ”sekolah pertama” dalam keluarga yang membentuk pola pikir, karakter, serta nilai-nilai generasi masa depan. Banyak perempuan juga mengambil peran sebagai tenaga pendidik, baik sebagai guru maupun pengajar di berbagai jenjang.

Ririn menambahkan, kontribusi perempuan dalam pembangunan sangat luas dan tidak terbatas pada satu bidang saja. Mulai dari sektor pendidikan, ekonomi melalui wirausaha, pemberdayaan masyarakat, hingga pengembangan teknologi.

”Perempuan bukan hanya pendamping, tapi juga bisa menjadi motor penggerak pembangunan,” tegasnya.

Perjalanan karier Ririn menunjukkan konsistensinya di bidang pelayanan publik dan pendidikan. Ia mengawali karier sebagai pelaksana di SMPN 1 Bareng.

Saat ini, ia mengabdi di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang sebagai pelaksana di Bidang SD, sekaligus dipercaya sebagai Pelaksana Tugas Kepala Seksi Peserta Didik dan Pembangunan Karakter Sekolah Dasar.

Dalam hal pendidikan, Ririn merupakan lulusan SMA PGRI Ngoro dan melanjutkan pendidikan S1 di Universitas Darul Ulum Jombang.

Bekal pendidikan tersebut menjadi fondasi dalam menjalankan tugas dan perannya hingga saat ini.

Ia juga menekankan pentingnya kemandirian bagi perempuan. Menurutnya, mandiri bukan hanya soal ekonomi, tetapi juga cara berpikir dan kemampuan mengambil keputusan.

”Kemandirian memberi ruang bagi perempuan untuk menentukan arah hidupnya sendiri, tanpa harus sepenuhnya bergantung pada orang lain,” jelasnya.

Meski demikian, ia mengingatkan, mandiri bukan berarti harus berjalan sendiri. Perempuan tetap bisa membangun relasi, keluarga, dan kerja sama dalam kehidupan.

Pendidikan dinilai sebagai fondasi utama bagi perempuan, tidak hanya untuk bekerja, tetapi juga membentuk pola pikir kritis dan kemampuan mengambil keputusan yang bijak.

Ia juga menyoroti pentingnya ruang belajar di luar pendidikan formal, seperti keluarga, komunitas, dunia kerja, hingga platform digital yang kini semakin mudah diakses.

Di lingkungan keluarga, Ririn menjalankan peran sebagai ibu sekaligus pendidik bagi anak-anaknya.

Ia juga berupaya menjaga keharmonisan keluarga melalui kebersamaan sederhana, seperti memasak, berbincang, dan meluangkan waktu bersama.

Ke depan, ia berharap perempuan Indonesia semakin mandiri, berdaya saing global, serta tetap menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan.

”Saya ingin perempuan memiliki akses pendidikan yang merata dan bebas dari diskriminasi,” pungkasnya. (wen/naz)

Editor : Ainul Hafidz
#ririn kurnia wardani #kartini #hari kartini #Jombang #Dinas P dan K Jombang