Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Kepala SLBN Jombang, Deny Setiawati Maknai Hari Kartini sebagai Semangat Kemandirian

Wenny Rosalina • Selasa, 21 April 2026 | 07:18 WIB

 

Kepala SLBN Jombang, Deny Setiyawati SPd.
Kepala SLBN Jombang, Deny Setiyawati SPd.

JombangBanget.id – Semangat Kartini di era modern dimaknai Deny Setiyawati SPd, sebagai perjuangan melanjutkan emansipasi perempuan melalui kemandirian dan pendidikan.

Baginya, peringatan Hari Kartini tidak cukup hanya dengan simbol, tetapi harus diwujudkan dalam aksi nyata.

Perempuan kelahiran 26 Oktober 1980 ini menegaskan, wanita masa kini harus berani berkarya dan memiliki daya juang tinggi dalam meraih cita-cita.

’’Memaknai Hari Kartini tidak hanya memakai kebaya, tetapi melanjutkan cita-cita beliau tentang kesetaraan hak perempuan,’’ katanya.

Baca Juga: Semangat Kartini, Ema Erfina Salmanudin Tekankan Pendidikan Perempuan Berbasis Nilai Islam

Menurut Deny, kemandirian perempuan sangat penting sebagai bekal menghadapi berbagai tantangan kehidupan.

Kemandirian tidak hanya berkaitan dengan finansial, tetapi juga kemampuan mengambil keputusan dan mengembangkan potensi diri.

’’Mandiri mendorong perempuan untuk mengejar impian, mampu menghadapi situasi tak terduga, serta menjadi teladan bagi anak dan lingkungan,’’ tegasnya.

Ia juga menekankan, pendidikan memiliki peran besar dalam membentuk kualitas perempuan.

Perempuan berpendidikan tidak hanya mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga, tetapi juga berperan dalam membangun generasi yang lebih baik.

’’Perempuan adalah pendidik pertama dalam keluarga. Dari ibu yang berpendidikan akan lahir generasi yang sehat, cerdas, dan berkarakter,’’ ungkapnya.

Selain pendidikan formal, Deny menyebut banyak ruang belajar lain yang bisa dimanfaatkan perempuan.

Seperti lingkungan keluarga, organisasi sosial, pelatihan keterampilan, hingga pembelajaran daring melalui berbagai platform digital.

Dalam kehidupan keluarga, ia menjalankan peran sebagai ibu yang memastikan tumbuh kembang anak berjalan optimal.

Baca Juga: Hari Kartini, Kepala SMAN Ploso Jombang Ini Ajak Perempuan Jadi Penguat Generasi Bangsa

Ia juga menciptakan suasana rumah yang hangat melalui kebiasaan sederhana, seperti memasak setiap hari dan meluangkan waktu makan bersama.

’’Sore hari kami biasanya berkumpul, menonton TV sambil berbincang santai. Justru kebersamaan itu yang paling penting,’’ terangnya.

Menurutnya, perempuan memiliki peran strategis dalam pembangunan bangsa, terutama di bidang pendidikan.

Selain sebagai pendidik pertama dalam keluarga, perempuan juga berperan sebagai tenaga pendidik profesional dan agen perubahan sosial.

Ia berharap perempuan Indonesia mampu menjadi pribadi yang mandiri, berpendidikan, dan berdaya.

’’Perempuan harus menjadi agen perubahan yang mampu memberi kontribusi bagi diri sendiri, keluarga, dan masyarakat,’’ ungkapnya.

Di dunia pendidikan, Deny memulai karir dari bawah sebagai guru bantu hingga akhirnya dipercaya menjadi kepala sekolah sejak Desember 2022.

Deny menempuh pendidikan di SDN Denanyar 1 dan lulus pada 1993.

Ia kemudian melanjutkan ke SMPN 1 Jombang (lulus 1996) dan SMAN 2 Jombang (lulus 1999).

Ketertarikannya pada dunia pendidikan membawanya melanjutkan studi di Program Pendidikan Luar Biasa (PLB), Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Surabaya, dan lulus pada 2004.

Baca Juga: Perempuan Harus Melek Skill, Begini Pesan Dokter RSUD Jombang di Hari Kartini

Karienya dimulai sebagai guru bantu pada 2004. Dua tahun kemudian, ia diangkat sebagai CPNS pada 1 April 2006, dan resmi menjadi PNS pada 1 Januari 2008.

Deny pernah mengemban tugas sebagai operator sekolah sejak 2014 hingga November 2022.

Pengalaman tersebut menjadi bagian penting dalam memahami sistem administrasi dan manajemen sekolah.

Sejak Desember 2022, ia dipercaya sebagai kepala sekolah.

Dalam perannya, Deny terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan, baik dari sisi akademik maupun pengembangan karakter siswa.

Ia menilai, perempuan memiliki peran penting dalam pembangunan bangsa, khususnya melalui pendidikan.

Selain sebagai pendidik, perempuan juga dapat berkontribusi dalam berbagai sektor, seperti kesehatan, ekonomi, hingga teknologi dan inovasi.

’’Perempuan bisa menjadi penggerak ekonomi, tenaga pendidik, bahkan pengambil kebijakan. Semua memiliki peran penting dalam pembangunan,’’ ujarnya.

Dengan perjalanan karir yang telah dilalui, Deny berharap perempuan Indonesia semakin percaya diri untuk berkembang dan berkontribusi.

’’Perempuan harus berani maju, mandiri, dan terus belajar untuk masa depan yang lebih baik,’’ ungkapnya. (wen/jif)

Editor : Ainul Hafidz
#kepala slbn jombang #kartini #hari kartini #Jombang #mandiri