Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Aktif Menulis Buku, Cara Anik Zuroidah Terus Sebarkan Semangat Literasi

Achmad RW • Rabu, 11 Maret 2026 | 04:52 WIB

Anik Zuroidah bersama salah satu buku karyanya
Anik Zuroidah bersama salah satu buku karyanya

JombangBanget.id - Selain dikenal sebagai guru Bahasa Indonesia di MTsN 5 Jombang, Anik Zuroidah juga aktif berkarya di bidang literasi.

Ia memanfaatkan waktu di sela aktivitas mengajar untuk menulis berbagai karya yang kemudian diterbitkan dalam bentuk buku.

”Menulis bagi saya adalah cara menebar kebaikan,” kata Anik.

Perempuan kelahiran Mojokerto, 28 Oktober 1974 tersebut mengaku kebiasaan menulis tidak lepas dari latar belakang pendidikannya sebagai lulusan Pendidikan Bahasa Indonesia.

Dunia literasi menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari profesinya sebagai guru.

”Sebagai guru bahasa Indonesia saya merasa menulis itu sangat penting,” ujarnya.

Menurut Anik, aktivitas menulis juga menjadi cara untuk menyampaikan pengalaman, gagasan, dan nilai-nilai kehidupan kepada pembaca.

Ia kerap menulis pada waktu senggang setelah menyelesaikan aktivitas mengajar di sekolah.

”Setiap ada kesempatan saya mencoba menulis,” katanya.

Hingga kini, Anik telah menerbitkan enam buku solo yang ditulis secara mandiri.

Beberapa di antaranya berjudul Move On Menulis, Yo Wis, Ben, Menggapai Asa di Rumah Kedua, Pelangi Dua Warna, dan Senarai Cerita Perisai Kehidupan.

”Buku-buku itu lahir dari pengalaman dan refleksi hidup yang saya alami,” ujarnya.

Selain menulis buku solo, Anik juga menghasilkan tiga buku cerita bergambar atau cergam yang ditujukan untuk pembaca anak-anak.

Tiga judul cergam tersebut adalah Peking Family, Jimat Kasih Ibu, serta Tito dan Sisi: Sepatu yang Belajar Rendah Hati.

”Saya ingin anak-anak juga punya bacaan yang ringan tetapi tetap mengandung pesan,” katanya.

Kecintaannya pada dunia literasi juga membuat Anik aktif terlibat dalam penulisan buku bersama penulis lain.

Hingga saat ini ia tercatat telah berpartisipasi dalam sekitar 25 buku antologi yang ditulis secara kolaboratif.

”Menulis bersama penulis lain memberi banyak pengalaman baru,” ujarnya.

Bagi Anik, kegiatan menulis bukan hanya sekadar menghasilkan buku, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menumbuhkan budaya literasi di lingkungan pendidikan.

Ia berharap aktivitas tersebut dapat memberikan inspirasi bagi para siswa di sekolahnya.

”Saya ingin murid-murid juga mencintai membaca dan menulis,” katanya. (riz/naz)

Editor : Achmad RW
#literasi #menulis buku #guru #MTsN 5 Jombang