JombangBanget.id – Pendidikan karakter bagi anak usia dini sangat penting.
Ini menjadi bekal penting bagi pembentukan moral mereka di masa depan.
’’Moralitas yang kuat akan mempengaruhi cara anak bersikap dan mengambil keputusan ketika kelak menghadapi berbagai persoalan hidup,’’ kata Ketua Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi) Kecamatan Tembelang, Jombang Laily Nur Fadhilah SPd.
Kepala Kelompok Bermain (KB) Ar Rasul Desa Kedungotok, Kecamatan Tembelang, Jombang ini percaya, pendekatan yang efektif adalah pembelajaran yang menyenangkan dan relevan dengan kehidupan sehari-hari anak.
Beberapa cara yang digunakan dalam penanaman nilai moral antara lain, melalui keteladanan guru. Penggunaan bahasa yang mudah dipahami anak.
Pembelajaran lewat cerita, kerja sama, serta pembiasaan empati dan tanggung jawab dalam aktivitas sekolah.
Ia juga menekankan pentingnya membekali anak dengan kecakapan melindungi diri sendiri sejak dini.
’’Anak perlu diperkenalkan pada upaya menjaga keselamatan melalui kegiatan praktik dan simulasi,’’ ucapnya.
Baik terkait bencana alam maupun bahaya seperti kekerasan seksual dan perundungan.
’’Harapannya, anak tumbuh menjadi pribadi mandiri, tanggap terhadap lingkungan, dan mampu menjaga keselamatan dirinya,’’ tambahnya.
Di tingkat organisasi, Himpaudi Kecamatan Tembelang memiliki sejumlah program kerja.
Baca Juga: Inspiratif! Ketua Himpaudi Ngusikan Jombang Ini Tanamkan Nilai Moral Anak lewat Kaleng Infaq
Di antaranya, workshop peningkatan mutu dan kompetensi pendidik. Berbagi ide kreatif ragam permainan anak dalam setiap pertemuan.
Studi tiru ke lembaga yang lebih maju. Serta upaya peningkatan kesejahteraan guru PAUD, dan family gathering.
Program-program tersebut bertujuan memperkuat kompetensi pendidik PAUD dalam memahami karakter belajar anak.
Hal ini dinilai penting karena guru PAUD memegang peran utama dalam membangun fondasi perkembangan anak sejak dini.
Selain itu, Himpaudi juga berupaya memberi perhatian dan dukungan bagi guru PAUD yang belum memperoleh kesetaraan dari pemerintah.
Tak hanya itu, kegiatan-kegiatan kebersamaan seperti Ramadan Berbagi, Agustus Seru, hingga Refreshing Day digelar untuk mempererat silaturahmi sekaligus menumbuhkan rasa bangga terhadap profesi guru PAUD.
Di luar dunia pendidikan, Laily juga aktif di berbagai organisasi kemasyarakatan. Salah satunya, sebagai kader posyandu.
Pada 2024, ia meraih juara 1 lomba penyuluhan posyandu tingkat Kabupaten Jombang.
Sebagai bentuk kontribusinya dalam bidang kesehatan masyarakat.
Melalui peran tersebut, ia berharap keberadaan Himpaudi Tembelang mampu memberi manfaat lebih luas.
Baik bagi pendidik maupun masyarakat. Serta menghadirkan PAUD yang ramah, menyenangkan, dan berkarakter. (wen/jif)
Editor : Ainul Hafidz