Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Imrotul Ummah, Guru PAUD Jombang Penerima Beasiswa Monash University Australia

Wenny Rosalina • Minggu, 28 Desember 2025 | 14:22 WIB

 

TELADAN: Anggota Bidang Litbang Himpaudi Kabupaten Jombang, Imrotul Ummah MPd.
TELADAN: Anggota Bidang Litbang Himpaudi Kabupaten Jombang, Imrotul Ummah MPd.

JombangBanget.id - Anggota Bidang Litbang Himpaudi Kabupaten Jombang, Imrotul Ummah MPd, sudah 19 tahun mengabdi di pendidikan anak usia dini (PAUD).

Tepatnya sejak 2006.

’’Awalnya hanya coba-coba untuk mengisi waktu. Tidak menyangka sampai hari ini bahkan sudah menjadi narasumber guru PAUD dalam peningkatan kompetensi,’’ ungkapnya.

Ima, sapaannya, kerap menjadi pemateri pada kegiatan turba di berbagai kecamatan.

Fokusnya pada peningkatan kompetensi guru, penguatan karakter anak, kurikulum, serta asesmen pembelajaran.

Ima juga dikenal sebagai narasumber parenting dan pendidikan anak usia dini di berbagai kegiatan masyarakat.

Ia pernah mengisi acara untuk PKK, wali murid, hingga Dharma Wanita.

Materi yang dia berikan selalu dikaitkan dengan kebutuhan orang tua dan guru dalam mendampingi tumbuh kembang anak.

Perjalanan karir Ima dimulai pada 2005 sebagai fasilitator WTCE. Mengajar di KB/TK Tunas Harapan (2006-2009) dan MTs/MA Al Kautsar (2009-2012).

Sejak 2012, ia menjadi kepala Kelompok Bermain (KB) Talia Insan Mulia di Mojoagung.

Pada 2023, Ima mencatat pencapaian penting sebagai satu-satunya guru Kelompok Bermain di Jombang yang terpilih menjadi pengajar praktik angkatan 9 Program Calon Guru Penggerak Balai Besar Guru Penggerak (BBGP) Jatim.

Melalui program ini, ia terlibat memfasilitasi lokakarya bulanan dan mendampingi para calon guru penggerak lintas jenjang.

Setahun berikutnya, pada 2024, Ima kembali menorehkan prestasi dengan terpilih sebagai penerima beasiswa Microcredential Monash University Australia bidang Pengelolaan PAUD Inklusif.

Program ini hanya diikuti 50 orang pendidik dari seluruh Indonesia.

Semua proses pembelajaran menggunakan Bahasa Inggris, sehingga menuntut kesiapan kemampuan bahasa asing peserta.

’’Ini menjadi pembuktian bahwa guru PAUD juga harus terus belajar. Termasuk meningkatkan kemampuan Bahasa Inggris. Beasiswa tersebut program kementerian, dilaksanakan di Jakarta selama delapan hari,’’ terangnya.

Tidak hanya aktif mengajar dan berorganisasi, Ima juga produktif menulis karya ilmiah.

Sejumlah jurnal karyanya telah terbit dan dapat diakses melalui Google Scholar.

Baginya, menulis merupakan salah satu cara berbagi pengetahuan sekaligus memperkaya literasi pendidikan PAUD.

Ima percaya bahwa perubahan besar selalu dimulai dari proses belajar tanpa henti.

’’Meski sedikit yang kita lakukan, jika konsisten, akan memberi dampak bermakna,’’ tuturnya.

Kini, ia terus menginspirasi guru PAUD agar percaya diri, adaptif, dan terus meningkatkan kompetensi. (wen/jif)

Editor : Ainul Hafidz
#Mojoagung #profil #paud #ummah #Jombang #guru paud #guru #himpaudi #Himpaudi Jombang