Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Tak Harus di Depan, Ini Cara Perempuan Berdampak Besar Menurut Yuliati Nugrahani Warsubi

Wenny Rosalina • Senin, 22 Desember 2025 | 13:00 WIB

 

Ketua TP PKK Jombang, Yuliati Nugrahani Warsubi.
Ketua TP PKK Jombang, Yuliati Nugrahani Warsubi.

JombangBanget.id - Bagi Yuliati Nugrahani Warsubi, menjadi perempuan hari ini bukan lagi soal berada di belakang atau di depan, melainkan hadir di tengah kehidupan masyarakat.

Di sanalah peran perempuan menemukan maknanya.

Bersentuhan langsung dengan realitas sehari-hari, dari urusan gizi anak, pendidikan keluarga, kesehatan lingkungan, hingga ketahanan sosial.

Menurutnya, pembangunan daerah tidak semata diukur dari kokohnya infrastruktur yang berdiri, tetapi dari kualitas manusia yang tumbuh di dalamnya.

Dalam konteks itulah perempuan mengambil peran strategis.

”Perempuan menjadi penggerak yang bekerja senyap namun berdampak luas, membangun fondasi kehidupan dari unit terkecil bernama keluarga,” ungkapnya.

Sebagai Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Jombang, Yuliati memaknai dukungan terhadap suami bukan sekadar pendampingan formal, melainkan kemitraan nilai dan visi.

Support seorang istri, baginya, bukan tentang tampil di panggung yang sama, tetapi memastikan rumah tetap menjadi ruang yang menenangkan, tempat nilai-nilai dijaga, dan keputusan besar selalu berakar pada nurani.

Karier suami adalah amanah bersama yang harus dijalani dengan keseimbangan antara tanggung jawab publik dan keutuhan keluarga.

Dalam kerja-kerja TP PKK, Yuliati mendorong perempuan Jombang untuk tidak hanya aktif, tetapi juga mandiri dan berdaya.

Program-program PKK diarahkan pada penguatan kapasitas perempuan, mulai dari pemberdayaan ekonomi keluarga, pengembangan keterampilan usaha kecil, literasi kesehatan dan gizi, hingga penguatan peran ibu dalam pendidikan karakter anak.

”Agar perempuan tidak bergantung, tetapi mampu mengambil keputusan bagi dirinya dan keluarganya, serta berkontribusi nyata bagi lingkungan sekitar,” jelasnya.

Nilai-nilai tersebut berakar kuat dari perjalanan hidup yang ia jalani sejak kecil.

Yuliati dibesarkan dalam keluarga yang taat beragama, yang menanamkan bahwa ilmu kehidupan selalu berjalan seiring dengan nilai keimanan.

Pendidikan karakter menjadi fondasi utama. Tentang kejujuran, kesederhanaan, tanggung jawab, dan keberanian untuk berbuat benar meski tidak selalu mudah.

Dari rumah itulah ia belajar bahwa menjadi perempuan bukan tentang meninggikan suara, melainkan meneguhkan sikap.

Perjalanan pendidikannya dimulai dari SDN Mojokrapak 2, kemudian melanjutkan ke SMPN 1 Tembelang, dan menamatkan pendidikan menengah di SMA PGRI 1 Jombang.

Bekal pendidikan dan nilai keluarga tersebut menjadi dasar pengabdiannya hingga kini.

Bagi Yuliati Nugrahani Warsubi, peran perempuan adalah tentang keteguhan yang sunyi namun berdampak membangun dari keluarga, menguatkan dari komunitas, dan menjaga nilai agar pembangunan daerah tetap berpihak pada manusia. (wen/naz)

Editor : Ainul Hafidz
#Bupati Jombang #profil #yuliati #Berdampak Besar #hari ibu #perempuan #Ketua TP PKK Jombang #Warsubi #pembangunan