Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Terinspirasi Cerita Tokoh Besar, Begini Cara Heni Dwi Astutik Jaga Keseimbangan Hidup

Wenny Rosalina • Rabu, 17 Desember 2025 | 18:05 WIB
Kepala Divisi Kas dan Gaji Perumdam Tirta Kencana Kabupaten Jombang Heni Dwi Astutik.
Kepala Divisi Kas dan Gaji Perumdam Tirta Kencana Kabupaten Jombang Heni Dwi Astutik.

JombangBanget.id - Di balik padatnya tanggung jawab sebagai Kepala Divisi Kas dan Gaji Perumdam Tirta Kencana Jombang, Heni Dwi Astutik, STP menemukan cara sederhana untuk menjaga keseimbangan diri.

Bukan sekadar hiburan, tontonan justru ia jadikan ruang belajar dan refleksi.

Jika sebelumnya drama Korea menjadi pelepas penat, kini Heni lebih selektif memilih tontonan.

Kisah sejarah para Wali, Rasul, Imam Syafi’i, Imam Hambali, hingga tokoh-tokoh besar Islam menjadi pilihannya untuk menambah wawasan sekaligus memetik keteladanan.

”Akhir-akhir ini saya lebih banyak menonton kisah sejarah tokoh-tokoh tersebut. Drakor tetap jadi selingan, tapi kalau terus-menerus juga bosan. Dari situ saya mencari tontonan yang memberi inspirasi,” tuturnya.

Pilihan itu membawa dampak nyata. Dari kisah-kisah penuh nilai keteladanan, Heni belajar mengelola emosi, bekerja dengan lebih tenang, serta menyikapi perbedaan karakter secara bijak, baik di lingkungan kerja maupun pergaulan sehari-hari.

”Tontonan inspiratif itu mengubah cara saya bekerja. Saya jadi lebih tenang, lebih sabar, dan lebih dewasa dalam menilai orang. Setiap orang punya karakter berbeda dan itu harus disikapi dengan kedewasaan,” katanya.

Nilai ketenangan tersebut juga ia bawa ke dalam peran terpentingnya di rumah: sebagai ibu.

Putra semata wayangnya kini menempuh pendidikan di SMAN 2 Jombang dan aktif dalam organisasi OSIS.

Menurut Heni, mendidik anak di era sekarang membutuhkan pendekatan yang lebih dialogis, bukan tekanan.

”Anak sekarang sedang mencari jati diri. Tidak bisa ditekan. Kalau ditekan justru menutup diri. Saya memilih mengikuti alurnya, memberi contoh kedisiplinan, bukan memaksakan aturan,” ujarnya.

Baca Juga: Selamat! Ini Tim yang Akan Bertanding di Delapan Besar Kejuaraan Voli Bupati Cup Jombang

Keterlibatan anak dalam organisasi, lanjutnya, justru membantu membentuk pola pikir kritis dan keberanian berpendapat.

Karena itu, anak tidak cukup hanya diperintah, tetapi perlu diajak berdiskusi secara setara.

”Anak saya pandai berargumen. Jadi saya juga harus pandai mencari argumen yang bisa diterima. Sekarang saya memposisikan diri sebagai teman agar dia nyaman bercerita,” ungkapnya.

Bagi Heni, menjadi pemimpin di tempat kerja dan pendamping di rumah memiliki benang merah yang sama: keteladanan.

Ia memilih memberi contoh, bersikap tenang, dan membuka ruang dialog, baik kepada staf maupun kepada anak.

”Kunci mendidik anak adalah menanamkan tanggung jawab sejak dari rumah. Dengan begitu, di lingkungan luar pun dia akan terbiasa membawa rasa tanggung jawab itu,” pungkasnya. (wen/naz)

Editor : Ainul Hafidz
#inspirasi #profil #hidup #Perumdam Tirta Kencana Jombang #jaga keseimbangan #Jombang #wanita #Tokoh