JombangBanget.id – Suasana riuh dan penuh semangat mewarnai gelaran Metro Penalty Cup 2025 yang digagas oleh Metro Apparel.
Turnamen futsal adu penalti antar pelajar SMA/SMK/MA se-Jawa Timur ini sukses menyita perhatian publik, khususnya kalangan pecinta futsal di Jombang dan sekitarnya.
Edisi perdana kompetisi ini digelar di Omah Futsal Sentani (OFS) Futsal Center Desa Morosunggingan, Kecamatan Peterongan, Sabtu (1/11).
Sebanyak 38 tim, terdiri atas 28 tim putra dan 10 tim putri, ambil bagian dalam turnamen unik yang hanya mengandalkan ketenangan dan ketepatan tendangan penalti.
Mereka datang dari berbagai daerah, mulai Jombang, Kediri, Nganjuk, hingga Tuban.
Berbeda dengan turnamen futsal pada umumnya, Metro Penalty Cup 2025 menggunakan sistem gugur dengan tiga penendang di setiap babak.
Jika skor berakhir imbang, pertandingan langsung dilanjutkan ke babak sudden death.
Format inilah yang membuat setiap momen menjadi penuh ketegangan dan tak jarang membuat penonton menahan napas menunggu hasil akhir.
Di kategori putri, tim SMKN 1 Jombang C tampil gemilang dan keluar sebagai juara pertama setelah melalui adu mental dan ketepatan tendangan.
Posisi runner-up diraih SMA PGRI 2 Jombang A, sementara dua tim lainnya yakni SMKN 1 Jombang A dan SMAN Kandangan berbagi gelar juara 3 bersama.
Sementara di kategori putra, partai final berlangsung sengit antara SMAN 1 Jombang dan SMKN 3 Jombang.
Laga penentuan ini disaksikan penuh antusias oleh ratusan suporter yang memenuhi sisi lapangan.
SMAN 1 Jombang akhirnya memastikan gelar juara usai penendang terakhir mereka berhasil menaklukkan kiper lawan dengan tembakan akurat ke pojok kanan gawang.
Para pemenang mendapatkan apresiasi berupa fresh money, voucher pembelian jersey, serta voucher sesi foto dari panitia.
Meski hadiah bukan tujuan utama, semangat sportivitas dan pengalaman bertanding menjadi nilai yang paling ditekankan oleh penyelenggara.
Muhammad Adi Cokro Nugroho, perwakilan panitia, mengatakan turnamen ini digelar sebagai wadah bagi pelajar untuk menyalurkan bakat dan menumbuhkan semangat kompetitif dengan cara yang sehat.
“Pertandingan adu penalti termasuk event yang jarang digelar. Turnamen ini menjadi ajang pembuktian bagi individu yang memiliki konsentrasi, fokus, dan skill dalam situasi satu lawan satu,” ujarnya.
Menurutnya, selain mengasah kemampuan mental pemain, turnamen ini juga menjadi ajang persiapan bagi sekolah-sekolah yang akan mengikuti kompetisi futsal di tingkat yang lebih besar.
“Banyak pemain baru yang belum pernah merasakan atmosfer kompetisi. Dengan turnamen ini, mereka bisa belajar menghadapi tekanan dan tampil percaya diri,” tambah Adi.
Dengan sambutan positif dari peserta dan penonton, Metro Apparel berencana menjadikan Metro Penalty Cup sebagai agenda tahunan.
Harapannya, turnamen ini tidak hanya menjadi hiburan bagi pecinta futsal, tetapi juga ajang pencetak bibit-bibit atlet berprestasi di tingkat pelajar. (dwi/riz)
Editor : Ainul Hafidz