JombangBanget.id — Di balik seragam sang suami yang penuh tanggung jawab dan risiko, Olivia Yolanda Ardi Kurniawan memilih peran yang tak kalah strategis, yakni menjadi motor penggerak ekonomi kreatif Bhayangkari.
Istri Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan ini tak hanya mendampingi suami dalam tugas, tapi juga mengangkat potensi ibu-ibu polisi lewat gerakan UMKM.
Berawal dari dapur rumah saat pandemi Covid-19, Olivia menemukan passion-nya, yakni membuat kue.
”Waktu di Jakarta saya bikin Kue. Waktu itu lockdown, saya minta ke suami dibelikan oven dan mixer. Saya buat beragam kue, semua saya buat sendiri,” terangnya.
Awalnya Olivia membuat kue hanya untuk keluarga.
Namun, kebiasaannya memposting aktivitasnya di media sosial menjadi jalan pembuka dirinya menemukan passion-nya.
”Awalnya buat untuk anak-anak, lalu tante saya pesan buat kegiatan pengajian di kantornya, katanya kuenya enak,” kenang ibu dua anak ini.
Dari situ, ia tergerak untuk mengembangkan keterampilannya membuat kue.
”Kebetulan saya orangnya suka penasaran. Saya lihat-lihat YouTube, lihat pembuatan sifon cake. Saya coba sendiri di rumah. Sifon cake andalan saya,” ungkap Olivia.
Seolah menemukan dunia baru, Olivia lantas memposting kue-kue buatannya ke media sosial.
Tak disangka, keterampilannya itu mendapat dukungan dari orang-orang terdekatnya, termasuk sesama istri polisi tempat suaminya bertugas.
Baca Juga: Profil Dr Ir Emmy Hamidah MP, Dosen Wanita Inspiratif Asal Jombang
Akhirnya produk kuenya laris-manis.
”Dari situ saya jualan. Saya menemukan passion saya waktu pandemi,” kenangnya.
Setelah suaminya mendapat promosi sebagai Kapolres Jombang, Olivia yang kemudian didapuk menjadi Ketua Byangkari Cabang Jombang lantas menularkan semangatnya kepada anggota.
”Makannya di Jombang mengangkat UMKM bener-bener saya angkat. Ibu-ibu yang punya produk UMKM saya ajak jualan,” katanya.
Kini, setiap pertemuan rutin Bhayangkari Cabang Jombang dan kegiatan-kegiatan Polres Jombang selalu diwarnai bazar UMKM yang digawangi Bhayangkari.
Olivia mendata produk ibu-ibu anggota serta memanag strategi pemasaran.
”Saya bikin Instagram UMKM Pinkers Jombang. Saya yang buat sendiri. Semua produk kita posting, dari kita untuk kita,” ujarnya.
Tak hanya itu, setiap kegiatan Polres Jombang, dari rapat, sertijab, perayaan HUT ke-80 RI hingga Jumat Berkah, nasi kotak dan snack-nya dipesan dari UMKM Bhayangkari.
”Alhamdulillah bisa untuk meningkatkan perekonomian keluarga,” bebernya.
Tidak hanya itu, saat sang suami kunjungan kerja ke polsek-polsek, Olivia ikut mendata ranting Bhayangkari yang belum punya UMKM.
”Kalau belum, ayo daftar. Kita dorong semua bisa mandiri,” katanya.
Selain promosi daring, Olivia juga aktif memfasilitasi pelatihan dan pendampingan bagi anggota Bhayangkari yang ingin mengembangkan usaha.
Di antaranya melalui kegiatan beauty class, pelatihan membuat bunga hias, serta pengenalan produk eco-enzyme dari bahan alami.
Tidak hanya fokus pada peningkatan keterampilan, kegiatan pemberdayaan ini juga diintegrasikan dengan nilai-nilai sosial dan lingkungan.
Misalnya, kegiatan Funrun dan Funbike, gerakan peduli lingkungan dengan program P2L (Pekarangan Pangan Lestari), serta kegiatan Eco Enzym yang mengajarkan pemanfaatan limbah kulit buah menjadi produk ramah lingkungan.
”Selain menambah penghasilan keluarga, kegiatan ini juga menumbuhkan rasa percaya diri dan solidaritas di antara anggota Bhayangkari. Kita ingin ibu-ibu tidak hanya berperan di rumah, tapi juga bisa berkontribusi positif untuk masyarakat,” tutur Olivia.
Olivia juga menekankan pentingnya kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan pelaku UMKM lokal.
”Gerakan UMKM ini tidak hanya sekadar jualan, tapi juga wadah silaturahmi, saling belajar, dan saling menguatkan,” tambahnya.
”Kalau ibu-ibu Bhayangkari berdaya, keluarga juga akan kuat. Dan keluarga yang kuat akan melahirkan lingkungan yang tangguh,” tandasnya.
Olivia menekankan anggota Bhayangkari Jombang harus terampil dan produktif serta berwawasan luas.
”Perempuan jangan hanya mengandalkan suami, tapi juga harus bisa meningkatkan perekonomian keluarga,” singkat Olivia. (wen/naz)
Editor : Ainul Hafidz