Jombanganget.id – Prestasi membanggakan kembali diraih oleh atlet beladiri muda asal Jombang, Ermifta Atma Puspa Hafsari.
Siswi SMPN 1 Ploso itu berhasil menembus seleksi PON Beladiri 2025 dan akan mewakili Jawa Timur pada ajang nasional yang digelar di Kudus, Oktober mendatang.
Perjalanan Hafsa menuju PON tidaklah singkat. Sebelumnya, gadis kelahiran Jombang, 9 Juni 2010, itu sukses mempersembahkan medali emas pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2025 di kelas 50–54 kg putri cabang tarung derajat.
Hasil itu membawanya masuk dalam daftar atlet yang dipanggil mengikuti seleksi tingkat provinsi.
Baca Juga: Tarung Derajat Jombang Sabet Tiga Medali Porprov Jatim, Pelatih: Target Kami Meleset
“Yang juara 1, 2, dan 3 Porprov Jatim mendapat panggilan seleksi di Surabaya. Saya ikut seleksi dua kali, pertama melawan teman sendiri, Khansa Putri, kemudian melawan atlet Surabaya. Setelah beberapa hari, diumumkan hasilnya, dan alhamdulillah saya terpilih,” tutur Hafsa dengan penuh syukur.
Kecintaannya pada tarung derajat sudah tumbuh sejak usia 11 tahun, ketika ia duduk di bangku kelas 5 SD.
Saat itu, Hafsa tertarik karena ingin mengikuti kegiatan olahraga, sementara sepupunya sudah lebih dulu menekuni beladiri khas Indonesia tersebut.
“Awalnya hanya ingin coba-coba ikut latihan, tapi lama-lama jatuh cinta dengan tarung derajat,” kenangnya.
Baca Juga: Diproyeksi Turun di Porprov Jatim, Atlet Tarung Derajat Jombang Uji Tanding ke Salatiga
Kerja kerasnya selama empat tahun terakhir berbuah deretan prestasi.
Hafsa pernah menyabet juara 1 Piala Wali Kota Surabaya kelas 40–45 kg putri, juara 1 Piala Panglima Komando Armada II kelas 40–45 kg putri, serta juara 1 Porprov Jatim 2025 kelas 50–54 kg putri.
Setiap kemenangan menjadi batu pijakan menuju panggung nasional.
Perjalanan ini juga tak lepas dari peran sang pelatih, Samsu, yang terus mendampingi Hafsa sejak awal.
“Latihan memang berat, tapi saya selalu berusaha disiplin. Berkat bimbingan pelatih dan dukungan orang tua, saya bisa sampai di titik ini,” ungkapnya.
Hafsa, putri pasangan Erlangga dan Mifta, kini mulai menatap tantangan lebih besar.
Ia tidak ingin sekadar menjadi peserta, melainkan menargetkan podium tertinggi di PON Beladiri.
Baca Juga: Hasil Tryout Atlet Tarung Derajat Jombang ke Yogyakarta dan Solo: Banyak Celah yang Harus Dievaluasi
“Target saya semoga bisa mendapat juara di PON Beladiri dan bisa lanjut ke jenjang yang lebih tinggi,” tekadnya penuh semangat.
Kini, masyarakat Jombang menaruh harapan besar pada atlet muda berusia 15 tahun itu.
Keberhasilannya lolos seleksi PON menjadi bukti bahwa kerja keras, ketekunan, dan dukungan keluarga mampu melahirkan atlet berbakat dari daerah. (wen/jif/riz)
Editor : Ainul Hafidz