JombangBanget.id - Di tengah hiruk-pikuk perkembangan dunia pendidikan yang semakin kompleks, Rosi Marianingtyas, S. Si. Gr, kepala SMP Islam Al Ummah Jombang memiliki pandangan yang menyejukkan dan penuh makna.
Wanita kelahiran 6 Maret 1985 ini menaruh perhatian besar terhadap pentingnya pendidikan karakter dan adab dalam keluarga, meletakkannya di atas capaian akademik semata.
”Pendidikan agama penting banget. Anak-anak saya beri bekal agama yang cukup, kecuali anak kedua karena kebutuhan belajarnya memang berbeda. Tapi prinsipnya tetap sama: adab dulu, baru ilmu,” jelasnya.
Bersama sang suami, Jam'ani Zuhri, seorang wirausaha di bidang percetakan, Rosi membesarkan tiga anaknya.
Dalam mendidik, agama dan adab menjadi hal yang paling penting ditanamkan sejak dini.
Anak pertama, Grivindo Rosyan Azzurri, saat ini menempuh pendidikan di SMK Telekomunikasi Darul Ulum dan tinggal di pondok pesantren.
Anak kedua, Al Ghazali Rifki Hamizan, disekolahkan di Yayasan Seribu Warna Jombang karena memiliki kebutuhan belajar yang berbeda.
Sedangkan si bungsu, Al Farizi Shagufta Mecca, kini masih menimba ilmu di SD Al Ummah kelas 2.
Rosi menekankan bahwa dalam mendidik anak, yang paling utama adalah menanamkan adab dan kebiasaan baik.
”Saya selalu tekankan ke anak-anak bahwa kepintaran bisa dikejar, tapi adab dan etika itu nomor satu. Punya kebiasaan baik, manut sama guru, dan punya tanggung jawab atas pilihannya adalah hal yang tidak bisa ditawar,” tuturnya.
Sebagai seorang ibu, Rosi memahami bahwa setiap anak memiliki keunikannya masing-masing. Ia tidak pernah memaksakan kehendaknya kepada anak-anak.
”Saya support kemampuan dan minat setiap anak. Yang penting mereka bertanggung jawab atas apa yang mereka pilih dan jalani,” ungkapnya.
Selain kesibukannya sebagai ibu dan pendidik dalam keluarga, Rosi memiliki hobi membaca dan bereksperimen.
Ia percaya bahwa membaca tidak harus terbatas pada buku, tetapi bisa dilakukan lewat berbagai cara yang menambah wawasan.
”Membaca itu luas. Yang penting dari setiap pengalaman dan informasi, kita bisa ambil ilmu dan hikmahnya,” pungkasnya. (wen/naz)
Editor : Ainul Hafidz