JombangBanget.id - Fatqi Nadira Rahman, gadis 8 tahun dari Jombang sudah bermain di satu film yang bakal tayang di layar lebar bersama Dara The Virgin, Desember nanti.
Andri Wulandari, ibunda Fatqi mengatakan, lingkungan sangat berpengaruh pada tumbuh kembang anak.
Mencarikan anak circle (lingkungan dan pergaulan) yang positif, dapat membantu untuk mengembangkan bakat dan minat anak.
’’Saya tahu Fatqi memiliki bakat besar di bidang seni setelah bergabung dengan circle sempoa Matematika di Mojokerto,’’ katanya.
Sebelum ikut les sempoa, Fatqi menjalani tes kecerdasan (IQ).
Bakat dan minatnya akan terbaca, untuk menentukan model belajar yang pas sebelum kursus berlangsung.
Dari situ, terlihat Fatqi memiliki bakat yang lebih di bidang seni.
’’Sejak saat itu, saya tahu, Fatqi ada bakat di bidang seni, tapi tidak dalam hal olahraga,’’ terangnya.
Sejak kecil, Fatqi memang lebih suka menggambar, bernyanyi dan bermain musik.
Fatqi juga menyukai hal baru.
Setelah bakatnya terbaca, di tempat les sempoa juga, Andri mendapatkan arahan untuk ikut sekolah modeling di Surabaya, hingga sekolah akting yang kini dijalani.
’’Anak-anak yang les di situ, kalau bakatnya di bidang seni, banyak juga yang diarahkan ke modeling,’’ ungkapnya.
Fatqi juga memiliki wajah yang fotogenic. Ia pernah memenangkan event Imlek kategori fotogenic.
Fatqi memiliki wajah yang lucu, kulitnya sawo matang, dan memiliki lesung pipi yang membuatnya tampak manis ketika tersenyum.
Hampir setiap hari, Fatqi padat kegiatan belajar. Pulang sekolah, setiap Selasa dan Rabu, ia ke Mojokerto untuk les Bahasa Inggris dan sempoa Matematika.
Kamis dan Jumat les privat mengaji di rumah. Jumat pula ia harus mengikuti les musik di Jombang. Sedangkan Sabtu, mengikuti sekolah modeling di Surabaya.
Padatnya jadwal Fatqi membawa keuntungan tersendiri. Salah satunya, berkurangnya waktu Fatqi bermain gadget.
’’Dulu sebelum banyak kegiatan ya gadget terus. Sekarang karena banyak kegiatan, jadi tidak pernah main gadget. Anaknya juga paham arahan, dan manut ketika saya bilang tidak boleh main game,’’ urai warga Desa Kepatihan Kecamatan Jombang tersebut.
Menurutnya, hal yang paling penting dalam pengembangan bakat dan minat anak adalah dukungan orang tua dan circle yang positif.
Setelah anak menunjukkan ketertarikannya, dan minatnya untuk belajar, orang tua harus memberikan dukungan, motivasi, semangat, dan fasilitas.
’’Agar dia bisa mengembangkan bakat dan minatnya tidak lepas dari motivasi orang tua. Salah satunya dengan mengantarkan anak ketika anak berkegiatan. Itu bagian dari dukungan dan fasilitas,’’ katanya.
Lingkungan yang positif juga berpengaruh besar.
’’Kayak di sempoa tadi, dari lingkungan itu, anak jadi lebih semangat untuk belajar, karena teman-temannya juga pembelajar semua,’’ ungkapnya.
Yang terpenting fasilitas.
’’Lebih baik saya tidak glowing dan uang belanja buat bayar les. Karena saya yakin salah satu dari sekian banyak aktivitas yang dijalani sekarang, pasti akan bermanfaat buat masa depannya,’’ tandasnya. (wen/jif)
Editor : Ainul Hafidz