Masa pensiun merupakan suatu masa ketika seseorang telah mencapai usia tertentu dan diharuskan untuk berhenti bekerja.
Situasi ini cukup dinanti karena akhirnya bisa beristirahat dan menikmati masa tua bersama keluarga.
Menurut Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara, PNS yang berhenti bekerja berhak atas jaminan pensiun dan jaminan hari tua sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Ada bermacam-macam perasaan saat menghadapi pensiun.
Senang, susah, kadang ada yang sampai mengalami down syndrome, kurang siap menghadapi kenyataan.
Padahal dari sisi peluang atau waktu, justru ASN yang sudah pensiun memiliki waktu luang yang lebih leluasa untuk melakukan sesuatu sesuai keinginan.
Ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan bagi pensiunan. Antara lain, pertama, memahami identitas diri.
Meninggalkan dunia pekerjaan juga otomatis meninggalkan identitas diri yang dimiliki selama ini.
Misalnya jabatan pada suatu instansi pemerintah. Kedua, membangun hubungan dengan orang lain.
Melalui hubungan ini dapat tercipta suatu aktivitas bersama. Misalnya reuni, arisan atau traveling bersama.
Ketiga, fokus pada tujuan hidup. Keempat, selalu berpikir positif. Kelima, stabiltas keuangan.
Baca Juga: Pemdes Miagan Jombang Gelar Potensi dan Ruwat Desa untuk Tumbuhkan Ekonomi Masyarakat
Masa pensiun merupakan usia menghadapai aktivitas berikutnya.
Menyiapkan diri lebih baik untuk melakukan hal yang lebih baik.
Melalui goresan pena ini, mencoba menyuguhkan alternatif kegiatan dimasa pensiun yaitu menghafal Alquran.
Hidup lebih banyak bersama Alquran akan menemui ketenangan. Menghafal Alquran menambah kecerdasan.
Menjadi penghafal Alquran memberikan penghormatan dan derajat yang tinggi di mata Allah SWT.
Sebagaimana ditegaskan dalam hadis; Sebaik-baik manusia adalah mereka yang mempelajari dan mengamalkan Alquran.
Menghafal Alquran tidak hanya menjadi pencapaian yang mulia.
Tetapi juga merupakan bentuk penghormatan dan kesungguhan dalam mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Alquran bisa menjadi sumber inspirasi dan pedoman hidup yang mengarahkan manusia untuk hidup dengan penuh ketenangan dan kekuatan batin.
Orang yang jiwanya diisi dengan Alquran akan memiliki kestabilan emosi dan kekuatan mental.
Dalam sebuah hadis dijelaskan; Barangsiapa yang disibukkan dengan Alquran dan mengingat-Ku, maka ia akan Aku berikan keutamaan kepadanya lebih besar dari apa yang Aku berikan kepada lainnya.
Dan keutamaan kalam Allah dibanding kalam lain ibarat keutamaan Allah dengan makhluknya.
Baca Juga: Musim Hujan Tiba, Kubangan Jalan Gebangbunder-Bangsri Jombang Bakal Bertahan Lebih Lama
Para penghafal Alquran yang selalu mengulang hafalannya sebenarnya tengah mengadakan olahraga otak dan lidah.
Hal ini tentunya sangat bermanfaat bagi seorang pensiunan untuk terhindar dari penyakit stroke dan alzeimer.
Dimana penyakit ini banyak menimpa orang-orang yang telah memasuki masa pensiun karena kesepian dan tidak punya kegiatan.
Salah satu keutamaan menghafal Alquran, mendapat syafaat atau pertolongan Allah SWT.
Menghafal Alquran tidak dibatasi usia. Jadi belum terlambat untuk memulai menghafal Alquran. Karena Alquran merupakan Firman Allah yang mudah dihafal sebagai bentuk mukjizat.
Alquran bisa dihafalkan oleh siapa saja. Ada beberapa tips agar menghafal Alquran dengn cepat dan mudah.
Antara lain: Perjelas niat. Niat menghafal Alquran untuk ibadah kepada Allah SWT dan ingin mendapat pahala terbaik dari Yang Maha Kuasa.
Meneguhkan keyakinan. Tanamkan dalam diri bahwa menghafal Alquran itu mudah, maka akan terasa mudah. Melaksanakan salat tahajud.
Mintalah kepada Allah diberi kemudahan untuk menghafal. Memperbaiki bacaan.
Luangkan waktu untuk memperbaiki bacaan agar hafalan menjadi lebih sempurna dan mendapat pahala yang berlipat ganda.
Ini sebaiknya dilakukan untuk menghindari kesalahan. Meminta doa kepada orang tua dan guru.
Rida dari orang tua dan guru akan memudahkan proses menghafal dan menambah optimisme dan semangat dalam menghafal Alquran.
Baca Juga: Catat, Ada Kebijakan Baru PPDB SMA/SMK di Jombang Jalur Pindah Tugas, Begini Aturannya
Mengakrabkan diri dengan Alquran. Semakin sering ayat dibaca maka akan semakin mudah untuk menghafal.
Menggunakan satu jenis mushaf Alquran. Banyak mendengarkan murottal.
Cara ini dilakukan untuk tetap akrab dengan Alquran manakala lelah membaca.
Istiqamah, penghafal Alquran harus memiliki prinsip yang teguh untuk selalu menjaga hafalannya meski dalam segala situasi dan kondisi.
Menjauhi maksiat, karena Alquran itu suci, tidak akan bisa bercampur dengan kemaksiatan.
Menghafal Quran membuat masa pensiun menjadi masa yang paling indah dalam perjalanan hidup.
Karena memiliki waktu yang leluasa untuk mengakrabkan diri dengan Alquran sebagai sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Sehingga meraih ketenangan hidup. Bukankah semua aktivitas yang dilakukan dan diusahan selama ini dalam rangka mencari ketenangan?
Oleh Luluk Habibah Triwijayati
Guru MTsN 9 Jombang