JombangBanget.id – Sebanyak 23 pasien menjalani operasi bibir sumbing dan celah langit-langit di RSUD Ploso, Jombang bersama Smile Train, Sabtu (15/8).
Para peserta yang telah menjalani skrining sehari sebelumnya itu berasal dari Jombang dan sejumlah daerah luar kota, termasuk pasien anak maupun dewasa.
Itu sebagai wujud semangat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Baca Juga: 15 Tahun Bertahan, Bank Jombang Raih Titanium Award 2026
Para peserta tidak hanya berasal dari wilayah sekitar Kabupaten Jombang, tetapi juga terdapat 9 peserta yang datang dari luar kota untuk mendapatkan layanan operasi.
Menariknya, peserta kegiatan tidak hanya berasal dari kelompok usia anak-anak.
Sejumlah pasien dewasa juga turut mengikuti program operasi ini.
Hal tersebut menunjukkan bahwa kebutuhan terhadap penanganan bibir sumbing dan celah langit-langit dapat muncul pada berbagai kelompok usia, sekaligus menjadi pengingat bahwa kesempatan untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak seharusnya dapat dirasakan oleh siapa saja.
Baca Juga: HUT ke-65 Bank Jatim Dapat Kado Bibit Alpukat, Dukung Gerakan Jombang Beratap Buah
Pelaksanaan operasi melibatkan dr. Yantoko, Sp.BP-RE beserta tim Smile Train sebagai dokter dan tim pelaksana, dengan dukungan penuh dari tim RSUD Ploso.
Kolaborasi tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari skrining hingga pelaksanaan operasi, dapat berjalan dengan baik.
Bagi para pasien dan keluarga, kegiatan ini bukan sekadar tindakan medis.
Operasi bibir sumbing dan celah langit-langit diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap fungsi kesehatan, kepercayaan diri, serta kualitas hidup pasien dalam jangka panjang.
Direktur RSUD Ploso, dr. Muhammad Vidya Buana, M.H., menyampaikan apresiasinya terhadap kolaborasi yang terjalin antara RSUD Ploso dan Smile Train.
Baca Juga: 24 Jam Hilang di Sungai Brantas, Jasad Perangkat Desa di Jombang Ditemukan
”Momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi pengingat bahwa kemerdekaan juga berarti memberikan kesempatan kepada setiap orang untuk mendapatkan akses terhadap pelayanan kesehatan yang baik. Melalui kegiatan bakti sosial ini, kami ingin hadir memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya bagi pasien dengan bibir sumbing dan celah langit-langit,” ujar dia. (ang/fid)
Editor : Ainul Hafidz