Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Perdami Jatim Periksa Mata 750 Santri di Jombang, Bagikan Kacamata Gratis untuk Dukung Pendidikan

Ainul Hafidz • Minggu, 5 Juli 2026 | 17:43 WIB
Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (Perdami) Cabang Jawa Timur terus memperluas akses layanan kesehatan mata melalui Bulan Bakti PERDAMI Jawa Timur 2026.
Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (Perdami) Cabang Jawa Timur terus memperluas akses layanan kesehatan mata melalui Bulan Bakti PERDAMI Jawa Timur 2026.

JombangBanget.id – Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (Perdami) Cabang Jawa Timur terus memperluas akses layanan kesehatan mata melalui Bulan Bakti Perdami Jawa Timur 2026.

Salah satu kegiatannya diwujudkan dengan menggelar bakti sosial skrining refraksi, pemeriksaan kesehatan mata, edukasi, hingga pembagian kacamata gratis di Pondok Pesantren Hamalatul Qur'an, Kabupaten Jombang, Minggu (5/7/2026).

Sebanyak sekitar 750 santri dan pengajar mengikuti kegiatan tersebut.

Untuk memberikan pelayanan optimal, Perdami Jatim bersama Ikatan Refraksionis dan Optometris Indonesia (Iropin) Pengurus Daerah Jawa Timur menerjunkan sekitar 60–70 relawan yang terdiri atas dokter spesialis mata, optometris, dan tenaga kesehatan.

Baca Juga: Pemkab Jombang Perketat Pengawasan Presensi ASN, Evaluasi Absensi Dilakukan Tiap Bulan

Ketua Perdami Cabang Jawa Timur, dr. Sutjipto, Sp.M(K), mengatakan gangguan refraksi masih menjadi penyebab gangguan penglihatan terbanyak pada anak usia sekolah.

Padahal, sebagian besar kasus dapat dikoreksi dengan penggunaan kacamata yang sesuai.

"Masih banyak anak yang belum pernah menjalani pemeriksaan mata sehingga mengalami kesulitan belajar akibat gangguan penglihatan yang tidak terdeteksi. Karena itu, melalui Bulan Bakti Perdami Jawa Timur kami ingin mendekatkan layanan kesehatan mata kepada masyarakat, termasuk di lingkungan pesantren," ujarnya.

Menurut dr. Sutjipto, kegiatan ini tidak hanya bertujuan mendeteksi gangguan penglihatan sejak dini, tetapi juga memberikan akses pemeriksaan mata bagi santri dan pengajar, menyediakan kacamata gratis bagi yang membutuhkan, serta meningkatkan kesadaran pentingnya pemeriksaan mata secara berkala.

Ia menegaskan, penglihatan yang baik merupakan faktor penting dalam mendukung proses belajar.

"Melihat dengan jelas merupakan bagian penting dari proses belajar. Melalui deteksi dini dan koreksi gangguan refraksi, kami berharap setiap anak memiliki kesempatan belajar yang lebih optimal serta kualitas hidup yang lebih baik," katanya.

Sementara itu, Pengasuh Pondok Pesantren Hamalatul Qur'an, Jombang, KH. Ainul Yakin, menyampaikan apresiasi atas kepedulian Perdami Jatim dan Iropin yang menghadirkan layanan kesehatan mata secara langsung di lingkungan pesantren.

Menurutnya, kegiatan tersebut sangat membantu para santri maupun pengajar karena tidak semua memiliki kesempatan memeriksakan kesehatan mata secara rutin.

Baca Juga: Antisipasi Krisis Air Bersih, Dinas Perkim Jombang Perketat Pemantauan Sumur SPAM

"Kami menyampaikan terima kasih kepada Perdami Jatim dan seluruh tim yang telah memberikan pelayanan kesehatan mata kepada para santri. Semoga ikhtiar ini membawa manfaat dan mendukung kelancaran proses belajar mengajar di pesantren," ungkapnya.

Bakti sosial di Jombang merupakan bagian dari rangkaian Bulan Bakti Perdami Jawa Timur 2026 yang mengusung berbagai program promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif di bidang kesehatan mata.

Selain skrining refraksi dan pemberian kacamata gratis, Perdami Jatim juga menggelar operasi katarak gratis di RS Randegansari Husada Gresik dan RS Adhyaksa Mojokerto sebagai upaya membantu menurunkan angka kebutaan akibat katarak di Jawa Timur.

Kegiatan di Pondok Pesantren Hamalatul Qur'an turut didukung berbagai rumah sakit dan klinik mata di Jawa Timur melalui penyediaan tenaga kesehatan, fasilitas pemeriksaan, serta peralatan penunjang pelayanan kesehatan mata. (*/fid)

Editor : Ainul Hafidz
#perdami jatim #perdami #ponpes #mata #Jombang