JombangBanget.id – Rumah Sakit Muhammadiyah Jombang menggebrak dunia kesehatan Jombang dengan menggelar talkshow stem cell dan secretome perdana di kota santri.
Kegiatan diadakan di Ballroom Azana Style Hotel Jombang, Desa Kepuhkembeng, Kecamatan Peterongan, Jombang, Sabtu (20/6) dengan mengundang stakeholder terkait.
Turut hadir Wakil Bupati Jombang, KH M Salmanudin Yazid (Gus Salman).
Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur, sekaligus Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Kesehatan Kemenko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia, Prof Dr dr Sukadiono MM.
Baca Juga: DLH Jombang Hadir di MPP, Konsultasi Perizinan Lingkungan Kini Lebih Mudah
Serta Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Jombang Assoc Prof Dr Ir Abdul Malik MP IPU.
Stem cell atau sel punca merupakan sel induk yang memiliki kemampuan untuk memperbanyak diri dan berubah menjadi berbagai jenis sel.
Sedangkan secretome adalah kumpulan molekul bioaktif yang disekresikan oleh sel punca (stem cell) dalam proses regenerasi jaringan, penyembuhan luka, serta perbaikan berbagai kondisi degeneratif.
Direktur RS Muhammadiyah Jombang, dr Iwan Hartono MKes, menegaskan, pihaknya ingin memperkuat posisi sebagai pionir layanan medis modern dengan menjalin kerja sama strategis bersama SCCR Indonesia.
’’Kami sekaligus ingin mengenalkan kepada masyarakat Jombang dengan launching layanan baru berupa layanan stem cell, kartu prioritas, dan layanan staycation. Disini kami juga mengemasnya untuk menjadi health tourism atau wisata kesehatan di Jombang. Serta menawarkan biaya lebih murah 1/6 dari luar negeri dengan kualitas lebih bagus,’’ terangnya.
Kerja sama ini merupakan langkah responsif RS Muhammadiyah Jombang dalam mengadopsi teknologi sel punca (stem cell) sebagai salah satu metode pengobatan mutakhir.
Langkah ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas layanan pengobatan di RS Muhammadiyah Jombang.
Tetapi juga memangkas jarak bagi warga Jombang dan sekitarnya yang membutuhkan terapi stem cell tanpa harus keluar kota atau bahkan luar negeri.
Selama acara, undangan yang hadir diberikan pemaparan materi seminar oleh Prof Dr dr Agung Putra Msi Med beserta tim Stem Cell and Cancer Research (SCCR) Indonesia dan dr Agus Widyatmoko SpPD MSc. (dwi/jif)
Editor : Ainul Hafidz