JombangBanget.id – Dinas Peternakan (Disnak) terus memperkuat upaya pengendalian Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.
Salah satunya dengan memperluas jangkauan vaksinasi ternak di sejumlah wilayah.
Upaya tersebut dilakukan setelah Kabupaten Jombang menerima alokasi vaksin PMK tahap kedua dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebanyak 25 ribu dosis.
Dengan tambahan tersebut, total vaksin yang diterima sepanjang 2026 mencapai 43 ribu dosis.
Baca Juga: Renungan Minggu: Pandang Saja Tuhan, Kunci Kuat Hadapi Masalah
’’Hingga akhir April 2026 pelaksanaan vaksinasi tahap kedua telah mencapai 12.091 dosis,’’ kata Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas Peternakan Jombang, drh Azis Daryanto, Rabu (6/5).
Vaksinasi dilakukan oleh 13 tim vaksinator lapangan dan dilanjutkan pada Mei hingga lima hari menjelang Idul Adha.
’’Pada Mei ini kami targetkan lebih dari 8 ribu dosis lagi dapat terselesaikan,” terangnya.
Percepatan vaksinasi tahap kedua memiliki beberapa tujuan. Pertama, memperluas cakupan pelayanan dan menambah sasaran populasi ternak rentan PMK, khususnya sapi.
Semakin besar populasi ternak yang tervaksin, tingkat kekebalan kelompok terhadap virus PMK diharapkan semakin meningkat.
Kedua, vaksinasi dilakukan untuk mendukung kesiapan ternak kurban menjelang Idul Adha. Pada periode tersebut, lalu lintas ternak umumnya meningkat.
Baik untuk memenuhi kebutuhan di dalam daerah maupun pengiriman ke luar daerah.
’’Jombang merupakan salah satu daerah pemasok hewan kurban di Jawa Timur. Karena itu percepatan vaksinasi diharapkan dapat mendukung ketersediaan hewan kurban yang sehat dan layak,” ungkapnya.
Baca Juga: Wisuda Universitas PGRI Jombang Berlangsung Khidmat, Lulusan Diminta Adaptif dan Kreatif
Kondisi PMK di Kabupaten Jombang sejak awal April 2026 tercatat nol kasus. Artinya, tidak terdapat kasus aktif maupun penambahan kasus baru.
Kondisi tersebut menjadi perhatian agar tetap dapat dipertahankan.
Berdasarkan data Dinas Peternakan Jombang, hingga 30 April 2026 realisasi pelaporan vaksinasi PMK melalui ISIKHNAS mencapai 30.337 dosis atau 70,55 persen dari total 43 ribu dosis yang diterima.
’’Jumlah tersebut terdiri atas vaksin tahap pertama sebanyak 18.246 dosis dan tahap kedua sebanyak 12.091 dosis,’’ urainya.
Pelaksanaan vaksinasi masih berlangsung pada Mei. Setelah itu, petugas akan melanjutkan pemeriksaan kesehatan hewan kurban di kandang penampungan maupun lapak penjualan yang tersebar di 21 kecamatan di Kabupaten Jombang.
’’Pemeriksaan juga dilakukan sebelum dan sesudah penyembelihan hewan kurban,” ungkapnya. (yan/jif)
Editor : Ainul Hafidz