JombangBanget.id – RSUD Kabupaten Jombang menggelar promosi kesehatan rumah sakit (PKRS) sekaligus bakti sosial dalam rangka peringatan Hari Pendengaran Sedunia 2026, Kamis (16/4).
Kegiatan yang berlangsung di RSUD Jombang diikuti 150 peserta.
’’Kegiatan diisi dengan pemeriksaan kesehatan telinga dan pendengaran yang menyasar karyawan, pasien, serta masyarakat umum,’’ kata Direktur RSUD Jombang, dr Pudji Umbaran MKP.
Mereka menjalani pemeriksaan langsung oleh dokter spesialis THT bersama tim medis.
Baca Juga: Jelang Seleknas PB Inkanas, 17 Karateka Jombang Genjot Latihan Intensif
Pemeriksaan dipimpin dokter spesialis Telinga, Hidung, Tenggorokan – Bedah Kepala Leher (THT-KL), dr Purnaning Wahyu Prabarini SpTHT-KL.
Kegiatan ini tidak sekadar pemeriksaan, tetapi juga sarana edukasi bagi masyarakat terkait pentingnya menjaga kesehatan telinga sejak dini.
Menurutnya, gangguan pendengaran kerap tidak disadari pada tahap awal karena gejalanya ringan.
Padahal, jika tidak ditangani, kondisi tersebut bisa berdampak pada kualitas hidup seseorang.
’’Banyak kasus gangguan pendengaran yang terlambat ditangani karena masyarakat kurang memahami gejalanya. Melalui kegiatan ini, kami ingin mendorong deteksi dini,’’ tambahnya.
Peserta juga mendapat edukasi mengenai cara menjaga kesehatan telinga.
Mulai dari menghindari kebiasaan membersihkan telinga secara sembarangan.
Mengurangi paparan suara keras, hingga pentingnya memeriksakan diri jika muncul keluhan.
Pudji menegaskan, peringatan Hari Pendengaran Sedunia menjadi momentum untuk meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kesehatan indera pendengaran.
’’Ini bagian dari komitmen kami dalam meningkatkan kesadaran masyarakat. Harapannya, masyarakat lebih peduli dan tidak menyepelekan gangguan pendengaran,” ungkapnya. (ang/jif)
Editor : Ainul Hafidz