JombangBanget.id – Sejumlah sekolah di Kecamatan Kesamben menolak menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikirim penyedia, Senin (19/1).
Alasannya, lauk ayam yang disajikan tercium mengeluarkan bau tak sedap, diduga basi.
Khawatir berisiko terhadap kesehatan siswa, sekolah memilih mengembalikan seluruh MBG ke pihak penyedia.
Seperti yang terjadi di SMPN 2 Kesamben. Ratusan porsi MBG tiba di sekolah sekitar pukul 10.00 WIB.
Sebelum makanan dibagikan kepada siswa, pihak sekolah memiliki tim khusus yang bertugas mengecek kelayakan menu MBG setiap harinya.
Dari hasil pengecekan tersebut, ditemukan adanya lauk yang berbau tidak sedap.
”Setiap hari sebelum dibagi ke anak-anak, selalu ada tim yang mencicipi makanan. Kemarin dirasa lauknya agak bau. Setelah kami ambil sampel lain, ternyata sama,” ujar Nur Khasanah, Selasa (20/1).
Menu MBG yang disiapkan saat itu terdiri dari nasi, oseng pokcoy, tahu bulat, ayam laos, dan buah melon.
Dari seluruh menu tersebut, hanya lauk ayam yang dinilai bermasalah.
Mengetahui kondisi tersebut, pihak sekolah langsung berkoordinasi dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Setelah menerima laporan dari sekolah, pihak SPPG kemudian menarik kembali seluruh makanan dan berjanji akan menggantinya.
”Kami hubungi pihak SPPG dan dari sana mengambil langkah untuk menarik kembali makanannya. Mereka berjanji akan menggantinya. Kami selalu berkoordinasi apabila ada sesuatu,” katanya.
Nur Khasanah memastikan tidak ada siswa yang sempat mengonsumsi menu MBG tersebut.
Menurutnya, perlindungan terhadap keselamatan dan kesehatan siswa menjadi prioritas utama sekolah.
”Belum ada siswa yang makan karena kami selalu protektif terhadap keamanan anak-anak. Kami tidak mau terjadi hal-hal yang tidak kami inginkan,” tegasnya.
Ia menambahkan, sejak program MBG berjalan, kejadian ini baru pertama kali terjadi.
Selama ini, pelaksanaan program MBG di SMPN 2 Kesamben berjalan dengan aman dan lancar tanpa kendala berarti.
”Baru kali ini, biasanya aman-aman saja,” tandasnya.
Sedikitnya ada sekitar 565 porsi menu MBG yang ditarik pihak penyedia dari SMPN 2 Kesamben pada Senin (19/1).
”Hari ini sudah diganti. Siswa dapat dua porsi, satu porsi makanan basah dan satu porsi makanan kering. Hari ini makanan enak, dagingnya empuk, sayurnya enak,” pungkasnya. (wen/naz)
Editor : Ainul Hafidz