JombangBanget.id – RSUD Jombang menggelar Seminar Awam Update 2025 memperingati Hari Stroke Sedunia, Hari Jantung Sedunia, serta Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-60, Rabu (26/11).
Kegiatan bertema Cegah Penyakit Jantung dan Stroke: Investasi Kesehatan untuk Pekerja, dilaksanakan di Ruang Pertemuan Wahab Hasbullah RSUD Jombang.
Diikuti perwakilan perusahaan se-Kabupaten Jombang.
’’Pembekalan ini penting karena ketika tenaga kerja jatuh sakit, produktivitas perusahaan tentu akan menurun. Kami ingin perusahaan memahami gejala awal, langkah penanganan, serta pentingnya membawa pasien segera ke fasilitas kesehatan,’’ kata Direktur RSUD Jombang, dr Pudji Umbaran, saat membuka kegiatan.
Turut hadir Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Jombang, Ibrahim Hadi Wibowo. Kepala Dinas Tenaga Kerja, Isawan Nanang Risdiyanto.
Serta dua pemateri, dr Adiya Kusuma R SpN yang menyampaikan penanganan stroke.
Juga dr Balti SpJP, dokter spesialis jantung RSUD Jombang yang menyampaikan materi penanganan jantung.
’’Seminar ini bertujuan memberikan pembekalan kepada perusahaan terkait pentingnya penanganan dini penyakit jantung dan stroke, terutama pada tenaga kerja,’’ kata dr Pudji Umbaran.
Penyakit tidak menular seperti stroke dan jantung terus meningkat. Sehingga perusahaan perlu berperan aktif dalam upaya pencegahan.
Ia menegaskan, RSUD Jombang telah menyiapkan fasilitas gawat darurat lengkap mulai dari P2 hingga P3 untuk menangani kasus-kasus kegawatan tersebut.
’’Ketika muncul tanda-tanda awal, tenaga medis harus segera melakukan tindakan agar tidak berujung fatal. RSUD Jombang sudah menyiapkan langkah intensif sesuai tingkat kegawatannya,’’ tambahnya.
Baca Juga: Profil dr Putri Rizkiya, Dokter Spesialis Terapi Intensif Pertama RSUD Jombang
Dokter Pudji juga menyampaikan, pengembangan kawasan RSUD Jombang didesain lebih nyaman bagi masyarakat.
Beberapa area telah disiapkan sebagai ruang santai agar pengunjung semakin nyaman.
’’Kami ingin masyarakat yang datang merasa seperti sedang berwisata. Ada beberapa spot yang kami desain untuk tempat duduk santai dan menenangkan,’’ ungkapnya.
Pembangunan fasilitas rumah sakit banyak dilakukan melalui anggaran Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), hasil kerja keras internal RSUD Jombang.
’’Saya berharap seminar ini memperkuat sinergi antara RSUD, pemerintah daerah, dan perusahaan dalam meningkatkan kesehatan pekerja,’’ ucapnya. (ang/jif)
Editor : Ainul Hafidz