JombangBanget.id - RSUD Kabupaten Jombang terus berinovasi dalam meningkatkan mutu layanan kesehatan.
Pada momentum peringatan Hari Jadi Pemkab Jombang ke-115, sejumlah langkah strategis dilakukan untuk memperkuat pelayanan di bidang penyakit degeneratif, jantung, dan ginjal.
Direktur RSUD Jombang dr Pudji Umbaran menyampaikan fokus utama saat ini adalah pengembangan Stroke Center sebagai respons terhadap tingginya kasus penyakit degeneratif.
”Kami tetap fokus pada Stroke Center karena usia harapan hidup mulai meningkat. Penyakit degeneratif yang paling sering adalah stroke, sehingga kita harus siapkan segala sesuatunya,” ujarnya.
Selain stroke, RSUD Jombang juga memperkuat pelayanan jantung.
Rencananya, jumlah tenaga medis akan ditambah.
Selain itu, kini RSUD Jombang telah memiliki dokter spesialis jantung bersertifikat pemasangan ring, sehingga pelayanan intervensi jantung dapat dilakukan lebih optimal.
”Sekarang ada tambahan satu lagi, sehingga volume pasien yang banyak bisa kita layani dengan lebih baik,” tambahnya.
Di bidang pelayanan ginjal, RSUD Jombang tengah mengoptimalkan fasilitas hemodialisis (HD) menyusul tingginya kasus penyakit metabolik.
Berdasarkan data terakhir, terdapat sekitar 40 pasien yang antre untuk menjalani cuci darah karena keterbatasan kapasitas.
”Ini sangat berisiko terhadap keselamatan pasien, sehingga kami bersama tim sudah melakukan telusur untuk persiapan optimalisasi fasilitas HD,” jelasnya.
Saat ini terdapat delapan mesin HD yang akan dioptimalkan, serta rencana penambahan mesin baru di delapan titik lokasi yang telah disiapkan.
Upaya ini diharapkan dapat menampung seluruh pasien yang menunggu dan mengurangi risiko kematian akibat gagal ginjal.
RSUD Jombang juga tengah menyiapkan rencana pengembangan fasilitas laboratorium dan radiologi.
Lokasi layanan akan direlokasi ke area baru untuk meningkatkan kapasitas pemeriksaan penunjang.
Dalam jangka panjang, rumah sakit juga memiliki rencana menghadirkan layanan radionuklir untuk terapi.
Dengan adanya fasilitas ini, pasien tidak perlu lagi dirujuk ke Surabaya untuk mendapatkan pengobatan radiasi.
”Ini sudah menjadi rencana jangka panjang kami, insya Allah tidak terlalu lama lagi bisa direalisasikan,” pungkasnya. (ang/naz)
Editor : Ainul Hafidz