Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Tips Kesehatan: Batu Empedu, Kecil tapi Menyakitkan

Ainul Hafidz • Selasa, 17 Juni 2025 | 14:32 WIB
dr Bambang Sunyoto SpB, dokter spesialis bedah umum Rumah Sakit Islam (RSI) Jombang
dr Bambang Sunyoto SpB, dokter spesialis bedah umum Rumah Sakit Islam (RSI) Jombang

BATU empedu merupakan gumpalan padat seperti kristal yang terbentuk di dalam kantong empedu, organ kecil di bawah hati yang menyimpan cairan empedu untuk membantu mencerna lemak.

Sebagian besar batu empedu terbentuk dari kolesterol, tetapi ada juga yang terbentuk dari bilirubin atau garam kalsium.

Ada istilah 4F dalam dunia medis untuk menggambarkan siapa yang paling sering berisiko mengalami batu empedu.

Yaitu Female (perempuan), Fat (berat badan berlebih), Fertile (usia subur) dan Forty (usia 40 tahun ke atas).

Namun pria juga bisa terkena, terutama jika memiliki kolesterol tinggi, jarang berolahraga, sering makan makanan tinggi lemak dan gorengan serta menjalani diet ketat tanpa pengawasan.

Sebagian orang tidak merasakan gejala (silent gallstones), tapi bila batu menyumbat saluran empedu.

Gejalanya bisa muncul seperti nyeri mendadak dan hebat di perut kanan atas, nyeri menjalar ke punggung atau bahu kanan, mual dan muntah, perut terasa kembung setelah makan berlemak serta demam dan kulit kuning (bila infeksi terjadi).

Segera periksakan diri ke dokter jika anda mengalami nyeri hebat di perut kanan atas, mual dan muntah berulang, sakit setelah makan serta kulit atau mata menguning.

Pemeriksaan paling umum untuk mendeteksi batu empedu meliputi USG perut, CT scan (bila diperlukan) dan tes darah (untuk melihat tanda infeksi atau gangguan hati).

Tidak semua batu empedu harus dioperasi. Jika tidak menimbulkan gejala, bisa cukup dipantau dengan pola makan sehat.

Namun operasi wajib dilakukan jika nyeri terjadi berulang, ada infeksi kantong empedu (kolesistitis), batu menyumbat saluran empedu sert sudah ada komplikasi seperti pankreatitis.

Baca Juga: Peran CT Scan dalam Diagnosis Stroke Hemoragik pada Pasien Pediatri

Tips Mencegah Batu Empedu:

Batu empedu mungkin kecil, tapi dampaknya bisa besar.

Mengenali gejala dan bertindak cepat dapat mencegah komplikasi serius. Jangan ragu periksa ke dokter bila ada gejala mencurigakan.

Penulis:

dr Bambang Sunyoto SpB

Dokter Spesialis Bedah Umum Rumah Sakit Islam (RSI) Jombang

Editor : Ainul Hafidz
#tips kesehatan #empedu #RSI Jombang #dokter spesialis bedah #batu empedu #dokter #Jombang #RUmah Sakit Islam Jombang