JombangBanget.id – Keracunan hajatan menimpa ratusan warga di Desa Sebani, Kecamatan Sumobito, Jombang, Kamis (12/6).
Mereka merasakan gejala keracunan seperti diare setelah memakan sate yang merupakan hidangan di acara pernikahan warga setempat.
’’Iya memang sempat ada keracunan, setelah mengkonsumsi makanan walimahan di salah satu warga,’’ terang salah satu perangkat Desa Sebani.
Warga yang mengikuti acara tersebut sempat mengalami diare. Tak hanya satu, nyaris seluruh warga yang terlibat mengalami hal serupa.
’’Kebanyakan mencret gejalanya, tapi tidak sampai muntah,’’ ucapnya.
Sate yang dihidangkan di acara tersebut merupakan makanan yang dipesan pemilik rumah dari pihak lain. ’’Informasinya memang begitu, pesan di luar,’’ urainya.
Keracunan itu juga dibenarkan Kepala Puskesmas Sumobito, dr Dewi Rachmawati.
’’Kamis (12/6) memang ada laporan terkait beberapa masyarakat yang mengeluh diare di Desa Sebani, yang dikaitkan dengan kegiatan hajatan,’’ ucapnya.
Ia dan tim telah turun ke desa tersebut untuk melakukan pemeriksaan. Bahkan, pihaknya mengaku sudah mengambil bekas makanan sebagai sampel.
’’Sudah diambil beberapa sampel makanan yang akan diperiksa. Namun untuk kesimpulan terjadi keracunan masih menunggu hasil samplingnya,’’ paparnya.
Pihaknya mencatat lebih dari 100 orang terdampak kejadian itu. Seluruhnya juga mengalami gejala yang sama yakni diare.
’’Sekarang dalam tahap observasi, sementara yang masuk laporan kami sekitar 110-an orang. Alhamdulillah mereka sudah membaik. Dan tidak sampai dalam perawatan inap di puskesmas ataupun rumah sakit,’’ urainya. (riz/jif)
Editor : Ainul Hafidz