JombangBanget.id - Cuti Lebaran Idul Fitri 1446 H telah dimulai sejak Jumat (28/3).
Meski demikian, dua rumah sakit pelat merah di Jombang bakal tetap beroperasi membuka layanan, khususnya Instalasi Gawat Darurat (IGD).
Mereka telah menyiapkan puluhan petugas untuk standby.
Direktur RSUD Jombang, dr. Ma'murotus Sa'diyah, menyampaikan, pelayanan di RSUD Jombang tidak libur selama cuti bersama Idul fitri 1446 H.
’’Kami tetap beroperasi 24 jam seperti biasa, terutama di IGD,’’ katanya, Jumat (28/3).
Jumlah tenaga medis yang disiapkan untuk berjaga juga tetap, tak ada pengurangan. Itu dilakukan untuk menjaga kualitas pelayanan tetap prima.
’’Jumlah tenaga medis yang bertugas 97 orang, dengan pembagian sif pagi, sore, dan malam. Ini tidak berubah, baik sebelum maupun saat Lebaran,’’ tambahnya.
Pihaknya juga bakal memastikan kesiapan ruang operasi darurat dengan tim medis yang tetap berjumlah 32 orang.
Bahkan, demi mengantisipasi kemungkinan lonjakan pasien, rumah sakit telah menambah kapasitas dengan 14 tempat tidur tambahan dibandingkan hari-hari biasa.
Langkah ini perlu disiapkan karena berdasarkan pengalaman sebelumnya, angka kecelakaan cenderung meningkat selama Lebaran.
Begitu pula kasus-kasus medis lain yang memerlukan penanganan mendesak.
Baca Juga: Begini Situasi Lalu lintas Arus Mudik H-2 Lebaran di Jombang
’’Kami tidak akan menolak pasien. RSUD Jombang berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, terutama bagi mereka yang membutuhkan penanganan cepat,’’ tegas dr Ma'murotus.
Hal senada juga disampaikan Direktur RSUD Ploso, dr Hendri Marzuki.
’’Pelayanan Unit Gawat Darurat dan Rawat Inap beserta fasilitas penunjang mulai 28 Maret sampai 7 April 2025 tetap siaga 24 jam,’’ jelasnya.
Sedangkan, untuk Poli Spesialis tidak beroperasi alias libur mulai 28 Maret hingga 7 April.
’’Kembali aktif tanggal 8 April,’’ ucapnya. (ang/jif)
Editor : Ainul Hafidz