DI bulan Ramadan ini, ancaman gangguan penglihatan patut diwaspadai. Akibat kurangnya kewaspadaan kita untuk menjaga kesehatan jendela dunia ini.
Berikut ini beberapa tips agar kesehatan mata kita tetap terjaga selama Ramadan:
Cukupi kebutuhan cairan tubuh
Baca Juga: Naik Kelas Jadi Rumah Sakit Tipe C, Berikut Jumlah Poli Rawat Jalan RSUD Ploso
Selama berpuasa kita harus mencukupi kebutuhan cairan sebanyak 2,5 liter saat sahur dan buka puasa.
Kekurangan cairan (dehidrasi) dapat menyebabkan mata menjadi kering, yang bila dibiarkan akan menyebabkan kerusakan lapisan pelindung terluar mata kita (kornea).
Mata jangan terlalu Lelah
Kelelahan pada mata sebagian besar diakibatkan oleh kegiatan mellihat layar gadget dengan durasi yang terlalu lama seperti main game, menonton drakor, dan lainnya.
Kegiatan yang mengasyikkan namun melenakan ini perlu dibatasi agar mata kita tidak menderita mata lelah (asthenopia) yang dapat disertai dengan beberapa keluhan lain seperti nyeri yang menjalar dari mata hingga ke bahu (Computer Vision Syndrome).
Rumus 20-20-20 terbukti cukup efektif untuk mencegah asthenopia, yaitu setiap 20 menit harus berhenti 20 detik.
Dan selama berhenti mata kita digunakan untuk melihat jarak jauh (20 feet = sekitar 6 meter) atau dipejamkan.
Makan bergizi
Penelitian menunjukkan bahwa makanan bergizi yang mengandung omega-3, lutein, seng, vitamin C dan E yang banyak terkandung dalam ikan salmon, sayuran hijau dan buah-buahan segar terbukti dapat membantu mencegah beberapa kelainan mata seperti katarak dan beberapa penyakit retina.
Olahraga
Olahraga seperti latihan kardiovaskular dapat membantu menurunkan tekanan intra okular yang menjadi faktor utama terjadinya glaukoma.
Olahraga teratur juga dapat membantu menstabilkan kadar gula darah, tekanan darah, dan kolesterol yang ketiganya dapat menyebabkan kerusakan retina.
Pemeriksaan dini
Baca Juga: Catat, RSUD Ploso Jombang Naik Kelas, Jadi Rumah Sakit Tipe C
Bila didapatkan keluhan gangguan penglihatan segera periksa ke dokter spesialis mata agar segera dapat ditangani.
Penulis:
dr Mochammad Sjarifudhin SpM MMR MHKes
Dokter Spesialis Mata di RS Pelengkap Medical Center, RSI Jombang, RSUD Ploso
Editor : Ainul Hafidz