Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Hasil Uji Lab soal Keracunan di SDN Wuluh 1 Kesamben Sudah Keluar, Simak Penjelasan Dinkes Jombang

Wenny Rosalina • Sabtu, 8 Maret 2025 | 12:49 WIB
Ilustrasi keracunan
Ilustrasi keracunan

JombangBanget.id  – Fish tofu dan crab stick yang dicurigai menjadi penyebab keracunan 45 siswa SDN Wuluh 1 Kecamatan Kesamben, Jombang tidak terbukti.

Hasil lab yang dilakukan Dinas Kesehatan Jombang menyatakan, makanan tersebut negatif racun dan kuman berbahaya.

’’Karena dinyatakan negatif semua, mungkin penyebab keracunan dari variabel lain,’’ kata Kepala Dinas Kesehatan Jombang, dr Hexawan Tjahja Widada.

Ada empat sampel yang dikirim Dinas Kesehatan ke Balai Besar Laboratorium Kesehatan Masyarakat Surabaya.

Hasil diterima Hexa pada Kamis (6/3). Crab stick dinyatakan negatif kuman salmonela, e coli, staphylococcus, kolera, dan lainnya.

Begitu juga dengan fish tofu, saos dan sampel muntahan, dinyatakan negatif dari kuman-kuman tersebut.

Hexa menduga, keracunan terjadi karena sebab lain. Kemungkinan dari pola kebersihan tangan sebelum makan, hingga sanitasi sekolah yang kurang bersih.

’’Tapi kami tidak memeriksa sampai ke sana, yang jelas, hasil semuanya negatif, dari sampel yang kami kirimkan,’’ jelasnya.

Setelah 45 siswa keracunan pada 18-19 Januari 2025, tidak ada lagi siswa yang mengeluhkan mual muntah hingga diare.

Namun, pihaknya telah melakukan konseling kepada pedagang atau penyedia makanan di sekolah untuk lebih memperhatikan pola makan sehat, serta kebersihan makanan.

’’Makanan harus tertutup,’’ ucapnya.

Baca Juga: Koordinator PKL Kesamben Jombang Buka Suara soal Puluhan Siswa SDN Wuluh 1 Keracunan

Edukasi juga dilakukan kepada siswa, untuk menjaga kebersihan, seperti mencuci tangan sebelum makan.

’’Kami tidak memeriksa sampai sanitasi, sepertinya di sana pakai air sumur bor, bukan PDAM,’’ ungkapnya.

Sebelumnya, sebanyak 45 siswa SDN Wuluh 1 Kecamatan Kesamben mengeluhkan mual hingga diare usai mengkonsumsi makanan instan.

Empat siswa bahkan harus menjalani opname di Klinik Bima Medika, Puskesmas Sumobito dan Puskesmas Kesamben.

Rinciannya satu siswa kelas 1, dua siswa kelas 2, dan satu siswa kelas 6. (wen/jif)

Editor : Ainul Hafidz
#uji lab #sdn wuluh 1 #Dinkes #siswa #keracunan #Kesamben #Jombang #Dinkes Jombang