Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Buntut Siswa SDN 1 Wuluh Kesamben Keracunan, Dinas P dan K Jombang Minta Ini ke Sekolah

Wenny Rosalina • Selasa, 25 Februari 2025 | 14:12 WIB
Ilustrasi keracunan
Ilustrasi keracunan

JombangBanget.id – Empat siswa SDN Wuluh 1 Kecamatan Kesamben, Jombang yang dirawat akibat keracunan sudah dipulangkan.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jombang meminta sekolah untuk melakukan edukasi bekerjasama dengan puskesmas setempat.

’’Kami minta sekolah segera lakukan edukasi kepada wali murid,’’ kata Plh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang, Wor Windari.

Edukasi tersebut dilakukan kepada wali murid bekerjasama dengan puskesmas sesuai wilayah kerjanya.

Agar lebih berhati-hati dengan jajanan yang bisa dikonsumsi oleh siswa. Edukasi juga harus melibatkan pedagang yang berjualan di lingkungan sekolah.

Pedagang SDN Wuluh 1 Kecamatan Kesamben yang menjual makanan stick tofu dan crab stick dan diduga menjadi penyebab keracunan puluhan siswa, diakui, memang berjualan di dalam lingkungan sekolah.

Namun, ia membantah jika itu merupakan kantin yang dikelola oleh sekolah.

’’Itu bukan kantin, tapi pedagang lain yang ada di sekolah,’’ jelasnya.

Soal boleh atau tidaknya pedagang tersebut berjualan lagi setelah kejadian keracunan yang menimpa 45 siswa tersebut, Wor belum memberikan jawaban gamblang.

’’Diedukasi dulu,’’ singkatnya.

Koordinator Wilayah Kerja Pendidikan Kecamatan Kesamben, Sukri,  merinci empat siswa yang sudah pulang.

Baca Juga: Puluhan Siswa SDN di Jombang Keracunan, Empat Dirawat di Klinik dan Puskesmas

Satu siswa dirawat di Puskesmas Sumobito. Satu dirawat di klinik Bima Medika. Serta dua siswa yang dirawat di Puskesmas Kesamben.

’’Dua sudah pulang dari kemarin (23/2)), yang dua pulang sore ini (24/2) karena masih menunggu dokter,’’ jelasnya.

Wali kelas juga sudah menjenguk ke rumah masing-masing untuk memastikan kondisi siswa sudah membaik.

Sebelumnya, 45 SDN Wuluh 1 Kecamatan Kesamben mengeluhkan mual, muntah, hingga diare yang diduga disebabkan oleh jajanan jenis crab stick dan stick tofu yang dijual di sekolah.

Sampel jajanan dan muntahan tersebut sudah dikirimkan ke Balai Besar Laboratorium Kesehatan Masyarakat Surabaya. (wen/jif)

Editor : Ainul Hafidz
#Sekolah #siswa #Puskesmas #keracunan #Kesamben #Jombang #Dinas P dan K #SDN #wuluh