Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Angka Penderita Gagal Ginjal di Jombang Naik 21 Persen, Didominasi Usia Produktif

Anggi Fridianto • Sabtu, 3 Agustus 2024 | 21:14 WIB

 

RAMAI KUNJUNGAN: Kunjungan pasien di RSUD Jombang terpantau ramai hampir setiap harinya.
RAMAI KUNJUNGAN: Kunjungan pasien di RSUD Jombang terpantau ramai hampir setiap harinya.

JombangBanget.id – Pasien penderita gagal ginjal kronis di Jombang melonjak hingga 21 persen tahun ini.

Di RSUD Jombang, jumlah pasien gagal ginjal telah mencapai 214 orang.

Jumlah itu naik 46 pasien dari total pasien sebanyak 168 orang pada 2023 lalu.

Ma'murotus Sa'diyah Direktur RSUD Jombang menyampaikan, ada kenaikan pada jumlah penderita pasien gagal ginjal.

”Ya, ada kenaikan 46 pasien atau naik 21 persen,” ujar dia kepada Jawa Pos Radar Jombang.

Tahun ini, tercatat ada 214 pasien yang melakukan kunjungan sekitar 1.684 kali dalam satu bulan.

Pasalnya, satu pasien ada yang harus melakukan cuci darah 2-3 kali dalam satu minggu tergantung kondisi atau tingkat keparahan.

”Jumlah kunjungan juga meningkat dibandingkan tahun lalu,’’ papar dia.

Dr Eyik sapaan arakbnya menyampaikan, penderita gagal ginjal tidak hanya didominasi para lansia.

Justru mereka didominasi yang berusia 25-45 tahun.

”Tahun lalu, kita juga ada anak laki-laki usia 15 tahun yang masih rutin cuci darah sampai sekarang,’’ papar dia.

Dijelaskan, gagal ginjal  kronis merupakan penyakit dengan perjalanan yang panjang.

Biasanya, diawali dengan gejala diabetes atau hipertensi pada usia yang masih muda.

Meskipun gagal ginjal juga bisa karena infeksi atau genetik atau keturunan.

Namun, ada juga yang disebabkan perilaku hidup kurang sehat.

Misalnya, terlalu banyak mengonsumsi makanan yang manis, asin atau terlalu banyak konsumsi minuman atau makanan instan.

”Kurang gerak atau kurang olahraga, suka begadang, kurang minum air putih juga bisa menjadi faktor penyabab gagal ginjal kronis,” tandasnya.

Pasien penderita gagal ginjal biasanya ditandai dengan pembengkakan, terutama pada kaki, pergelangan kaki, atau wajah, akibat penumpukan cairan.

”Selain itu juga terjadi penurunan frekuensi buang air kecil. Atau bahkan tidak buang air kecil sama sekali. Urine berwarna gelap atau berdarah. Warna urine bisa berubah, dan mungkin terdapat darah atau busa berlebihan,’’ papar dia.

Iapun mengimbau, agar masyarakat mulai mengubah perilaku hidup yang kurang sehat untuk mencegah terkena gagal ginjal.

Misalnya, memperbaiki pola hidup dan pola makan, membatasi minuman dan makanan manis-manis dan asin. Serta membatasi makanan instan.

”Cukup minum air putih, olahraga, tidur cukup dan hindari begadang,” pungkasnya. (ang/naz)

Editor : Ainul Hafidz
#gagal ginjal #usia produktif #angka #pasien #penderita #RSUD Jombang #Jombang #jumlah