Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Sekunder Gude Ploso di Jombang Dikeluhkan Warga, Memutih dan Baunya Busuk

Achmad RW • Senin, 8 Juli 2024 | 15:16 WIB
TERCEMAR: Aliran Sekunder Gude Ploso, Jombang memutih dan baunya busuk.
TERCEMAR: Aliran Sekunder Gude Ploso, Jombang memutih dan baunya busuk.

JombangBanget.id – Kondisi sekunder Gude Ploso Jombang kembali dikeluhkan warga.

Dalam beberapa hari terakhir, saluran di pinggir jalan provinsi Jombang-Ploso ini berubah memutih dan berbau menyengat.

Seperti yang terlihat hingga Minggu (7/7) siang, kondisi air di sepanjang saluran ini tampak keruh dan memutih serta mengeluarkan bau tak sedap.

Terutama mulai Desa Jombang hingga Tembelang, Jombang.

”Sudah beberapa hari ini memang, kondisinya makin ndak karuan,” ungkap Eko, 34, warga setempat.

Ia mengatakan, semenjak hujan tak lagi datang, aliran sungai ini berubah jadi menghitam.

Namun, beberapa pekan belakangan ini berubah kembali jadi memutih.

”Kalau ini jelas limbah, tapi dari mananya kurang tahu,” lontarnya.

Ia berharap, ada penanganan pada saluran itu hingga kondisinya membaik.

Terlebih, saluran itu berada di jalan provinsi yang baunya juga dirasakan pengguna jalan.

”Ini Wajah kota juga lho, keluar masuk tol lewat sini dan sungainya kayak gini kondisinya,” pungkasnya.

Baca Juga: Air Sekunder Gude Ploso Jombang Dikeluhkan, Menghitam dan Berbau Tak Sedap

Dikonfirmasi terpisah, Kepala DLH Jombang Miftahul Ulum menyebut sudah menerjunkan tim untuk mengecek kondisi sungai itu.

”Teman-teman sudah melakukan pengecekan, nanti hasilnya akan disampaikan,” imbuhnya.

Sementara Kabid Sumber Daya Air Dinas PUPR Jombang tak menampik kondisi itu.

Sekunder Gude Ploso memang disebutnya sangat kekurangan air setelah tak ada kiriman air yang cukup dari wilayah hulu.

”Jadi memang debitnya nyaris nol dari hulu, ditambah musim giling di PG, ada limbah domestik juga dan beberapa perusahaan lain masuk jadinya begitu,” ungkapnya.

Pihaknya, sudah sempat bersurat dan meminta Perum Jasa Tirta untuk bisa menggelontor air untuk sekadar meringankan dampak limbah itu.

Namun, hingga kini permintaan itu tak bisa dipenuhi.

”Kita berupaya untuk minta secara berkala ke PJT barangkali ada air yang bisa ditambahkan, cuma memang dari PJT belum bisa menyanggupi, karena air juga terbatas,” pungkasnya. (riz/naz)

Editor : Ainul Hafidz
#Sekunder Gude Ploso #tercemar #limbah #warga #Jombang #bau busuk #Dikeluhkan