JombangBanget.id – Usai tahun lalu mengalami kegagalan bangunan, Dinas Kesehatan Jombang tahun ini akan melanjutkan pembangunan gedung puskesmas Blimbing Kesamben.
Anggaran yang dialokasikan mencapai Rp 520 juta.
Pengadaan jasa tidak melalui lelang melainkan menggunakan e-Purchasing.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Jombang Syaiful Anwar mengatakan, sementara ini belum dilakukan tanda tangan kontrak dengan penyedia.
Karena masih berproses di e-Katalog.
Menyusul pengadaan barang lanjutan proyek itu memakai e-Purchasing.
”Belum berkontrak, tapi sekarang sudah proses negosiasi dengan penyedianya. Kami sudah pilih etalase provinsi, karena di daerah tidak ada,” kata Syaiful.
Jika proses negosiasi berjalan positif, segera ditindaklanjuti dengan penandatanganan kontrak.
”Paling tidak minggu ini atau awal Juli sudah bekontrak,” tutur Syaiful.
Sesuai perencanaan, kegiatan membutuhkan waktu sekitar tiga bulan.
”Insya Allah September sudah selesai,” kata Syaiful.
Baca Juga: Proyek Puskesmas Blimbing Kesamben Segera Dilanjutkan, Dinkes Jombang: Dokumen Sudah Siap
Seperti diketahui, proyek rehab gedung Puskesmas Blimbing Kesamben resmi diputus kontrak, Rabu (27/12) tahun lalu.
Pemutusan kontrak kerja itu lantaran pihak pelaksana tidak bisa menuntaskan pembangunan meski sudah diberi waktu perpanjangan.
Proyek ini menyedot anggaran hingga Rp 2.496.163.556.
Pelaksana CV Wishitama dan konsultan perencana CV Tichan Jagad Hutama.
Konsultan Supervisi CV Elang Persada.
Dalam kontrak, proyek itu dimulai 12 Juli 2023.
Rencananya, proyek akan dilanjutkan tahun ini dengan skema pergeseran anggaran, mengingat progres pekerjaan sebelumnya diklaim sudah menyentuh sekitar 81 persen. (fid/naz)
Editor : Ainul Hafidz