JombangBanget.id – Menjelang penetapan hasil Pileg 2024, RSUD Jombang menambah tempat tidur dan perawat yang disiapkan di Poli Jiwa.
Hal ini sebagai bentuk antisipasi jika ada caleg mengalami depresi setelah benar-benar diketahui gagal dalam pencalonan di ajang kontestasi politik.
”Sejauh ini Poli Jiwa belum ada pasien,’’ kata Direktur RSUD Jombang Dr dr Mamurotus Sa’diyah MKes, kepada wartawan.
Meski begitu, sebagai bentuk antisipasi, pihaknya melakukan beberapa persiapan.
Mulai menambah bed alias tempat tidur di ruang perawatan, bed di ruang HCU, maupun perawat di Poli Jiwa.
”Termasuk beberapa alat untuk memantau aktivitas otak pasien,’’ terangnya.
Sejauh ini, kata dr Eyik, sapaan akrabnya, memang sudah ada pasien dari unsur caleg yang menjalani perawatan di RSUD Jombang.
Namun, pasien caleg tersebut masuk bukan karena depresi atau gangguan jiwa. Melainkan karena penyakit yang diderita.
”Ada tapi pasien lama, bukan karena proses Pemilu ini,’’ jelas dia.
Sejauh ini, RSUD Jombang masuk dalam tiga besar penanganan pasien gangguan jiwa di Jawa Timur.
Untuk itu, sebagai bentuk peningkatan pelayanan pihaknya menyiapkan ruang khusus bagi caleg yang depresi akibat gagal Pemilu.
Baca Juga: Perolehan Suara Rendah, 15 Caleg Petahana di Jombang Diprediksi Gagal Dapat Kursi, Ini Rinciannya
Ruang khusus inipun diberi pagar besi. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.
”Namun sebisa mungkin kita tangani dulu di psikolog. Jadi sebelum pasien jatuh ke gangguan jiwa berat, kita hadang di layanan jiwa secara dini,’’ pungkasnya. (ang/bin/fid)
Editor : Ainul Hafidz