Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Peningkatan Pemeriksaan MRI Whole Spine untuk Deteksi Space Occupying Lesion (SOL) di Indonesia: Mengantisipasi Tantangan Kesehatan Penuaan

Ainul Hafidz • Jumat, 29 Desember 2023 | 13:10 WIB
Ilustrasi rubrik opini di JombangBanget.id
Ilustrasi rubrik opini di JombangBanget.id

Pada tahun 2025, Indonesia dihadapkan pada proyeksi peningkatan populasi usia tua sebanyak 301%.

Fenomena ini menjadi tantangan serius dalam sektor kesehatan, karena peningkatan risiko penyakit degeneratif yang umumnya terkait dengan penuaan.

Salah satu ancaman kesehatan yang muncul adalah Space Occupying Lesion (SOL) pada tulang belakang, seperti tumor.

Dalam menghadapi situasi ini, pemeriksaan MRI Whole Spine menjadi semakin krusial sebagai alat diagnostik yang dapat mendeteksi kelainan tersebut dengan tingkat akurasi yang tinggi.

Pemeriksaan MRI Whole Spine memiliki peran signifikan dalam mendeteksi dini adanya SOL, termasuk tumor pada tulang belakang.

Kelebihan utama dari pemeriksaan ini, mampu memvisualisasikan jaringan lunak dengan tingkat detail yang tinggi, memungkinkan identifikasi kelainan sejak dini.

Dalam pemeriksaan ini, penggunaan media kontras dan penyesuaian parameter sequence menjadi kunci utama untuk menghasilkan citra yang optimal.

Sehingga pada tahap pemeriksaan, dokter dapat melihat anatomi fisiologi tulang belakang secara rinci.

Memberikan informasi yang lebih akurat mengenai lokasi, ukuran, dan sifat lesi.

Salah satu contoh kasus yaitu di Instalasi Radiologi RS Columbia Asia Medan.

Terdapat seorang pasien mengalami SOL pada conus medullaris.

Hasil pemeriksaan MRI Whole Spine menunjukkan adanya lesi inhomogen pada conus medula spinalis sampai setinggi L4/L5, dengan batas yang tidak jelas.

Setelah pemberian kontras, tampak peningkatan intensitas sinyal yang tidak merata.

Mengindikasikan adanya perubahan perfusi pada area tersebut.

Meskipun memiliki keunggulan yang signifikan, pemeriksaan MRI harus memperhatikan indikasi dan kontraindikasi agar pemeriksaan ini aman serta memberikan hasil yang akurat.

Selain itu, diperlukan SOP ketat agar pemeriksaan dapat dilakukan dengan konsistensi dan validitas yang tinggi.

Dalam mengantisipasi lonjakan kasus Space Occupying Lesion (SOL), langkah-langkah pencegahan dan pendekatan holistik dalam perawatan kesehatan menjadi kunci.

Pemeriksaan rutin, gaya hidup sehat, dan edukasi mengenai pentingnya deteksi dini dapat membantu mengurangi dampak buruk Space Occupying Lesion (SOL) pada kesehatan masyarakat.

Dengan meningkatnya peran teknologi diagnostik seperti MRI Whole Spine, Indonesia dapat mempersiapkan diri untuk mengatasi tantangan kesehatan penuaan.

Oleh: Rizky Dwi Ananda Wijaya, Anti Tirani Setianing Elegan, Nur Fitriasih Pradnya Paramita, Arifiyana Fillaily, Dede Dwi Rahayu, Dimas Laras Ati, Dina Agustina, Zahra Octa Purinanda, Anik Masykuriyah, Raisa Azza Putri, Nataniela Safainsaurel Tania Astiti

*) Mahasiswa Teknologi Radiologi Pencitraan, Universitas Airlangga

 

Editor : Ainul Hafidz
#mri #sol #kesehatan #tulang