Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Lower Back Pain Pada Generasi Milenial dan GenZ, Kenali Penyebab dan Solusinya!

Ainul Hafidz • Kamis, 14 Desember 2023 | 13:10 WIB
Photo
Photo

 

Penyakit degenerasi low back pain pada generasi milenial dan gen Z memerlukan perhatian serius.

Dengan pemahaman lebih lanjut tentang faktor risiko dan langkah-langkah pencegahan tentang penyakit lower back pain, kita dapat menciptakan gaya hidup yang mendukung kesehatan punggung.

Low back pain tidak hanya berdampak pada kesehatan fisik tetapi juga dapat mempengaruhi kesehatan mental generasi ini.

Stigma terkait penyakit kronis dan dampaknya terhadap kualitas hidup sehari-hari.

Penyakit degeneratif pada vertebrae lumbalis atau biasa dikenal sebagai tulang pinggang adalah salah satu penyebab disabilitas yang cukup signifikan akibat kondisi penyakit seperti spondylolisthesis, degenerasi cincin tulang belakang, dan stenosis yang menyebabkan gejala seperti rasa nyeri pada ekstremitas bawah, lemas, serta nyeri punggung bawah (LBP) dengan tingkat keparahan yang bervariasi.

Penyakit degeneratif pada tulang pinggang menyebabkan penurunan kualitas hidup.

Penyakit yang menyerang tulang pinggang tidak hanya menyerang populasi pada usia lanjut, tetapi juga pasien dengan usia 20-30  tahun.

Dalam sebuah penelitian didapatkan data bahwa dari 1.011 pasien berusia 20-30 tahun, lebih dari 56% mengalami penyakit degeneratif pada tulang pinggang.

Generasi milenial dan gen Z sering kali terpapar pada kebiasaan hidup yang dapat meningkatkan risiko penyakit degenerasi low back pain.

Faktor-faktor ini termasuk gaya hidup kurang bergerak atau kurang aktif dapat menyebabkan kelemahan otot-otot di sekitar area pinggang.

Postur duduk yang buruk, dan penggunaan gadget secara berlebihan atau dalam waktu yang lama dapat menyebabkan postur tubuh yang buruk dan tekanan tambahan pada punggung bawah.

Bagi para pekerja, keluhan nyeri pada pinggang diakibatkan oleh beban kerja dan lama rentang waktu bekerja.

Berbagai cara dapat dilakukan untuk mencegah nyeri pinggang seperti kebiasaan berolahraga, dan menjaga postur tubuh.

Apabila sudah merasakan nyeri, sebaiknya beristirahat yang cukup, mengonsumsi obat penghilang nyeri atau tindakan fisioterapi. (*)

Oleh: Flourrenza Rahmatika mumtazah, Dinnisa Nursyahfitri, Nadia Arline Fitria, Gede Tieri Predi Pebrian, Maria Hyasinta Leluni,  Axel Henry Athallah, Pratista Rahma Anindita, Anggraini Putri Wardhani *)

 

*) Mahasiswa Prodi Teknologi Radiologi Pencitraan, Fakultas Vokasi, Universitas Airlangga Surabaya

Editor : Ainul Hafidz
#Gen Z #hidup #penyakit